
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Bank Sampah Menteng di Kompleks Puri Taman Sari Blok A16 No.18 Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala sukses memanfaatkan kaleng bekas menjadi sebuah kerajinan tangan yang mampu meraup untung hingga ratusan ribu rupiah.
Kaleng bekas dari sampah daur ulang ini, disulap menjadi sebuh pot bunga gantung yang harganya cukup lumayan mahal. Harga per-satu gantung pot bunga yang terdiri dari lima kaleng tersebut seharga Rp.50.000 lengkap dengan isi bunganya. Sedangkan, harga per-satu gantung pot bunga tanpa dengan tanamannya Rp.35.
Pemilik Bank Sampah Menteng, Rismawati Rahim mengaku, sejak lama sudah menggeluti pekerjaan mendaur ulang sampah bekas menjadi kerajinan tangan yang bernilai. Kata Ati sapaan akrabnya, kerajinan tangan yang dia buat sudah menghasilkan berbagai macam kerajinan tangan menjadi hiasan rumah.
“Saya dan suami sudah sejak lama membuat sampah daur ulang menjadi kerajinan tangan yang bisa menghasilkan pundi-pundi uang, selain pot bunga model gantung, saya juga membuat tempat pensil, kotak hadiah juga hiasan rumah lainnya,” kata Ati Direktur Bank Sampah Menteng. Sabtu, (19/11/2016)
Sementara itu, suami dari Ati yakni Iwan menuturkan, sudah beberapa kali menjual kepada pemesan hasil dari kerajinan tangan yang dibuatnya. Bahkan kata dia, salah satu sekolah SMA swasta ternama di Kota Makassar sekarang memesan pot bunga terbuat dari kaleng bekas tersebut.
“Salah satu kepala sekolah SMA Swasta sementara ini memesan pot bunga model gantung yang terbuat dari kaleng bekas, beberapa kerajinan tangan yang lain juga biasa saya jual ke pemesan,” tuturnya.
Dari pantaua di Bank Sampah Menteng, pasangan suami isteri ini tampaknya sudah mahir dalam memanfaatkan sampah daur ulang yang bisa menghasilkan keuntungan tersendiri. Namun kata Iwan, aktivitas dalam mengelola sampah daur ulang harus digeluti dengan rasa sabar.
“Kalau mau bikin kerajinan tangan yang hasil bagus terus ada nilainya memang butuh kesabaran tersendiri,” ucap pria dua anak ini kepada berita-sulsel.com.(Danduru)
Comment