Lagi, Calon Kades di Bone Merasa Dicurangi Panitia Pilkades

ilustrasi
ilustrasi

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II tahun 2016, 7 Desember lalu, terus saja menyisakan masalah. Jika kemarin calon kades Kajaolaliddong ajukan gugatan, kini giliran calon kades Polewali Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone menyampaikan rasa kecewanya.

Muhammad Azis, calon kades nomor urut 1, Desa Polewali Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone, merasa diperlakukan tidak adil oleh panitia pilkades. Baca Juga : Peduli Rakyat Kecil, Korem 141 Toddopuli Gelar Bedah Rumah di Bone

“Panitia pilih-pilih warga yang mau didata, banyak warga desa yang tidak dimasukkan dalam daftar pemilih tetap sedangkan warga dari daerah lain justru ikut mencoblos” keluhnya.

Dari 1074 wajib pilih, Azis mengaku hampir sebagian besar berasal dari Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara, padahal banyak warga Polewali justru tidak didata dan tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Baca Juga : Merasa Dicurangi, Calon Kades di Bone Gugat Panitia Pilkades

Selain itu, juga ada dugaan money politic dan intimidasi dari pihak kades terpilih nomor urut 3, Amin, dan itu diketahui dari pengakuan beberapa warga yang menerima sejumlah uang dari kades terpilih tersebut. Baca Juga : Foto. Kasat Reskrim Polres Bone Temui Perwakilan FK LSM Bone

“Ada warga yang bilang kalau dia diberi uang oleh kades terpilih, kalau kalah baru tidak ada yang curang, itu tidak jadi masalah, tapi ini banyak kecurangan” kesalnya. (Eka)


Comment