
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Warga Barabaraya bersama mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di gedung DPRD Sulsel. Senin (19/12/2016). Mereka meminta keadilan atas penggusuran yang dilakukan TNI beberapa waktu lalu.
Jendral lapangan, Ahmad Pradana Putra mengatakan, apa yang dilakukan TNI adalah sebuah penindasan, termasuk bentuk pelanggaran HAM.
“Saat ini proses persidangan di pengadilan masih berjalan, namun TNI sudah melakukan penggusuran terhadap rumah warga,” kata Ahmad.
Ahmad juga meminta pihak TNI secara institusi untuk bertanggung jawab atas penggusuran itu.
“Kami dari aliansi mahasiswa dan masyarakat Barabaraya meminta Kodam VII Wirabuana untuk mengembalikan tanah rakyat,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif dan Endre Cecep Lantara yang menemui pengunjuk rasa berjanji dalam waktu dekat akan mempertemukan pihak TNI dan warga Barabaraya untuk penyelesaian kasus tersebut. (ram)
Comment