
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Manajemen PSM Maakssar tancap gas untuk menghadapi kompetisi resmi sepak bola Indonesia tahun 2017 mendatang. Memasang target sebagai juara PSM Makassar melakukan pembenahan total. Bukan hanya pemain, namun stadion hingga jersey menjadi perhatian utama,
Khusus mengenai jersey atau kostum tim, manajemen berencana mengganti warna baju yang sebelumnya merah menyala menjadi merah marun untuk laga kandang.
“Merah marun adalah warna kebesaran PSM di era Ramang. PSM terakhir memakai warna itu ketika juara di Piala Presiden 1992. Selain warna itu, kami juga memamakai jersey warna hitam atau hijau untuk laga tandang,” jelas CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin di Makassar belum lama ini.
Terkait sponsor apparel, Munafri menegaskan tetap memakai brand internasional. Pada dua tahun terakhir, PSM memakai apparel Nike. “Soal kami akan tetap pakai Nike atau tidak, nanti saya umumkan setelah ada kepastian,” ucapnya.
Berbeda pada musim sebelumnya, manajemen PSM akan menggiatkan penjualan di sektor merchandise dan pernak-pernik. “Selama ini, saya mendapat banyak pertanyaan soal tempat penjualan jersey PSM yang asli. Pada liga resmi nanti, tidak ada lagi pertanyaan seperti itu,” tegas bos PSM itu.
Bosowa Semen dipastikan tetap menjadi sponsor utama PSM Makassar di liga resmi tahun depan. “Brand Bosowa Semen sudah melekat di PSM. Kami berharap Bosowa Semen dan PSM sama-sama jadi kebanggaan Makassar dan Sulawesi Selatan,” ungkap Munafri.
Munafri, juga yang salah satu petinggi di Bosowa Corporation ini, mengungkapkan logo Bosowa Semen akan terpasang sendiri di jersey bagian depan. “Kalau pun ada sponsor pendamping, letaknya di lengan atau di bagian belakang jersey,” paparnya.
Munafri menjelaskan pihak manajemen akan selektif menjaring sponsor buat PSM. Alasannya, pihaknya tidak ingin jersey PSM jadi “etalase berjalan” karena padat sponsor.
“Kami ingin jersey PSM pada liga resmi nanti terkesan elegan dan enak dipandang karena kami juga membidik pendapatan di sektor merchandise,” ujarnya.
Menurut Munafri, manajemen sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan besar nasional dan sejauh ini responnya positif. Itulah mengapa pihaknya berharap secepatnya ada kepastian jadwal kompetisi liga resmi.
Munafri menambahkan bila liga resmi berjalan sesuai jadwal yakni Maret 2007, pihak manajemen akan melakukan finalisasi anggaran pada Februari 2017. “Seperti induknya, PSM akan dikelola seperti perusahaan yang berorientasi profit,” ucapnya.
Munafri yakin dengan status PSM sebagai klub tradisi juara plus suporter yang militan dan memadati Stadion Andi Mattalatta Mattoangin setiap timnya bertanding, bakal memudahkan manajemen mendekati pihak sponsor.
“Letak Makassar sebagai kota metropolitan dan gerbang Indonesia Timur bisa jadi nilai plus tersendiri buat PSM. Khususnya terkait dengan siaran langsung televisi,” pungkas Munafri mengakhiri pembicaraan.
Comment