Dewan Pertanyakan Keluhan Warga Soal Limbah PLTU

Dewan Pertanyakan Keluhan Warga Soal Limbah PLTU
Dewan Pertanyakan Keluhan Warga Soal Limbah PLTU

JENEPONTO, BERITA-SULSEL.COM – Komisi D DPRD Sulsel pertanyakan pengelolaan Limbah PLTU Jeneponto yang dikeluhkan masyarakat terkait adanya beberapa warga yang keracunan kerang laut dari sekitar perusahaan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi D Syamsuddin Karlos saat melakukan kunjungan bersama bebeberapa legislator di PLTU PT Bosowa Energi, Jeneponto, Jumat (20/1/2017).

“Apakah keracunan itu bukan penyebab dari limbah pembuangan PLTU ?. Kalau saya melihat itu belum memenuhi persaratan. Ini semua harus diperbaiki,” ucapnya.

Sementara itu, Komisaris PLTU Maddo Pammusu membantah hal tersebut. Menurutnya, keracunan yang terjadi tidak disebabkan oleh limbah. Jika betul keracunan tersebut disebabkan oleh limbah harusnya yang terkena racun adalah masyarakat yang tinggal di sekitar PLTU.

“Itu bukan limbah dari PLTU ini, logikanya bagaimana bisa saya lihat kalau yang keracunan itu adalah kampung yang jauh sekali dari pembangkitan energi ini. Saya pernah melihat bahwa ada keramban yang dekat dengan kampung tersebut yang setiap hari menganti air dengan mengunakan cairan kimia,” ujar Maddo.

Terkait adanya beberapa pekerja asing di area PLTU, Maddo menjelaskan, seluruhnya adalah pekerja legal yang dipekerjakan sementara waktu untuk kebutuhan enginering.

“Pekerjaan asing yang memang legal, mereka bukan tenaga permanen, kalau selesai projek pekerjaan mereka semua pulang,” demikian Maddo. (ram)


Comment