
PALOPO, BERITA-SULSEL.COM- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat (SORAK), Senin siang (6/3/17), turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa menuntut percepatan proses pengusutan beberapa kasus dugaan korupsi di institusi Pemerintahan Kota Palopo.
Aksi mahasiswa tersebut dipusatkan di Jalan Durian, Lagota, Kelurahan Dagerako, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Sebelum menggelar aksi di Lagota, puluhan massa Solidartas Rakyat ini terlebih dahulu melakukan long march mengelilingi Kota Palopo.
baca Juga : Pasca Ditemukan Mobilnya Digunakan untuk Mesum, Ketua DPRD Palopo Mulai “Pelit” Bicara
Demonstran juga membagikan selembaran yang berisikan tuntutan mereka kepada pengguna jalan dan pedagang di Pasar Sentral Palopo.
Saat ditemui, Koordinator Aksi, Suparni mengatakan, pihaknya memiliki tiga tuntutan aksi yang menjadi permasalah di Kota Palopo.
Baca Juga : Mobil Randis Dipakai Mesum, BK DPRD Palopo Diminta Tidak ‘Mandul’
“Tuntutannya yaitu, pertama, kandang ayam yang menggunakan anggaran sebanyak Rp 8 miliar, dimana ada 26 titik yang diklaim Pemkot adalah kandang fiktif, karena sebagian besar kandang tersebut milik masyarakat yang sudah ada sebelumnya, sampai saat ini fisik kandang tersebut tinggal lima, yang lain sudah hancur,” ujarnya.
Baca Juga : Randis Wakil Ketua DPRD Palopo Digunakan Mesum, Islamuddin Bantah itu Dirinya
“Kedua, yakni taman kirab dana awalnya yang diperuntukkan dan disetuji oleh DPRD Palopo menggunakan dana Rp 600 juta, namun dimark up sampai Rp2 miliar. Ketiga, trotoar yang ada dibeberapa titik saat ini secara nyata bentuk fisiknya tidak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan, “tambah Suparni.
Dengan aksi unjukrasa ini, para demonstran berharap agar aparat hukum secepatnya menuntaskan kasus tersebut. Bahkan demonstran mengancam akan terus melakukan aksi demo sampai tuntutan mereka terpenuhi.(zadly)
Area lampiran
Comment