Raih Rekor MURI, Bupati Bone Anggap Ini Hadiah Hari Jadi

Raih Rekor MURI, Bupati Bone Anggap Ini Hadiah Hari Jadi

BONE,BERITA-SULSEL.COM– Kontes dan Karnaval sapi ternak yang diadakan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Bone kembali raih rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).

Karnaval yang dihadiri oleh Bupati Bone, H Andi Baso Fahsar Padjalangi, wakil Bupati Bone, H Ambo Dalle, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh I Ketut Diarmita, Kepala Dinas Peternakan Provinsi, Abdul Azis, Kapolres Bone, AKBP Raspani dan Muspida lainnya, digelar di Terminal Petta Ponggawae Bone, Kamis (23/3/17) sekitar pukul 14. 30 wita.

Melalui sambutannya, Kadis Peternakan Provinsi, Abdul Azis Bone mengatakan kalau saat ini Kabupaten Bone masuk populasi tertinggi dari 24 Kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan dan Bone mencapai 23 % jumlah ternak dari kabupaten lainnya.

“Bone ini sangat tinggi populasi ternaknya bahkan sekarang bisa suplai bibit sapi ke 14 provinsi yang ada di Indonesia” ungkap Azis.

Hal senada diungkapkan Bupati Bone, H Andi Baso Fahsar Padjalangi, saat beri sambutan dihadapan ribuan masyarakat Bone yang menyaksikan karnaval ternak sapi tersebut.

“Sekarang Bone sudah bisa jadi pemasok sapi potong ke seluruh daerah, malah ada 22 hingga 26 ribu sapi potong yang disiapkan untuk idul qurban setiap tahunnya” bangga Fahsar.

Permintaan Menteri Pertanian, Amran Sulaeman untuk target 6 sampai 9 % pertahun populasi ternak, menurut Fahsar sangat bisa tercapai namun saat ini masih terkendala infrastruktur kegiatan yang kurang, minimnya petugas inseminator, kontainer sperma dan pasar hewan.

Menurut Fahsar sangat penting untuk dibuatkan pembinaan sumber daya manusia agar bisa menjadi inseminator dan Fahsar mengapresiasi adanya peternak dari kalangan TNI serta Polri.

Masuknya karnaval dan kontes ternak dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI) menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bone, khususnya Fahsar sebagai orang nomor satu di Bumi Arung Palakka ini.

“Karnaval dan kontes ini sudah menjadi tradisi yang diadakan dua kali dalam setahun, kehadiran yayasan Rekor Muri akan menjadi kado bagi peringatan Hari Jadi Bone” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh I Ketut Diarmita, juga mengapresiasi Bone karena mampu meningkatkan populasi ternak setiap tahunnya.

“Untuk menjadi daerah lumbung ternak harus dilakukan langkah nyata dengan merangsang masyarakat agar tertarik memelihara sapi. Dengan dorongan bupati masyarakat akan semakin semangat dalam beternak” puji Ketut.

Ketut meyakinkan bahwa pihaknya akan terus mendorong agar Bone bisa menjadi sentra peternakan dimana beternak bukan lagi kerja sambilan tapi sudah menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat.

“Dandim dan Kapolres diharapkan bisa membantu mempowerkan masyarakat agar yang dipotong itu jangan sapi betina apalagi sapi bunting” pintanya. (Eka)


Comment