Gembosi APBD Palopo, Perusda Zaro Snack Terancam Ditutup

Gembosi APBD Palopo, Perusda Zaro Snack Terancam Ditutup

PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Habiskan uang APBD Kota Palopo miliaran rupiah dan tak kunjung meraup keuntungan, Perusahaan Daerah (Perusda) Palopo Zaro Snack kian menuai sorotan, bahkan kini terancam ditutup oleh anggota dewan di parlemen kota.

Saat rapat Pansus Laporan Pertanggungjawaban Walikota Tahun Anggaran 2016 yang digelar oleh Pansus DPRD Palopo di Ruang Musyawarah Sekretariat DPRD Palopo, Rabu siang (26/4/17), yang turut menghadirkan pihak Perusda Zaro Snack, sejumlah anggota Pansus kembali menyoroti Perusda yang sebelumnya dibanggakan oleh Walikota Palopo Judas Amir tersebut.

Baca Juga : Roadshow Pengembangan Minat Baca Digelar di Palopo

Bahkan Ketua Pansus, Henry Ghalib dengan tegas mengatakan pihaknya tidak akan lagi memberikan peryertaan modal kepada Zaro Snack dan akan menutup Perusda tersebut.

“Kalau begitu ditutup saja, kami di DPRD tidak akan lagi memberikan peyertaan modal. Habis APBD kita nanti, “ujar Henry saat menanggapi penjelasan pihak Perusda Zaro Snack yang dipimpin oleh Direktur Utama Perusda Zaro Snack Palopo, Amir Tarria, yang kala itu menyatakan Zaro Snack merugi dan Saldo Perusda sisa Rp.677 Juta per Desember 2016.

Baca Juga : Pemkot Palopo Gelar Isra Mi’raj

Selain Henry, Anggota Pansus lainnya, Bakri Tahir mengatakan Zaro Snack tidak membawa keuntungan dan malah membebani APBD Kota Palopo. “Kalau namanya Zaro berarti untung, tapi ternyata Zaro tidak membawa keuntungan, “katanya.

Dalam rapat Pansus kali ini juga terungkap, bahwa uang yang digelontorkan Pemkot Palopo ke Zaro Snack melebihi Rp.5,5 Miliar. Baca Juga : Pendaftaran BPJS Gratis Pemkot Palopo Akan Ditutup

“Untuk mesin Zaro itu sebesar Dua koma Lima Miliar, pembangkit listrik Enam koma Lima Miliar, ditambah uang tunai Tiga Miliar, “jelas salah satu Direktur Zaro Snack di depan anggota dewan yang hadir dalam rapat Pansus.(zadly)


Comment