
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Visi dan misi yang diusung Andi Mustaman untuk maju di pemilihan calon Wali Kota Makassar 2018 mendatang sejalan dengan nawa cita yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai Parpol pemenang Pemilu.
“Saya selalu berharap bisa bersama dengan PDI Perjuangan. Sebagai partai besar, visi dan misi saya sejalan dengan apa yang dicita-citakan PDI Perjuangan yakni menciptakan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis serta pemenuhan kualitas pendidikan,” jelas Andi Mustaman saat menerima pengurus Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan di sekretariat pemenangannya di Jalan AP Pettarani, Senin (15/5/2017).
Kata dia, nawa cita PDI Perjuangan yang diterapkan dipemerintahan saat ini ada sembilan point. Namun, hal yang paling berkaitan yakni ekonomi kerakyatan. Hal ini sudah dilakukan. Namun implementasinya harus turun hingga kebawah dan dipertajam lagi.
Untuk itu, jelas Aman, sapaan akrab Andi Mustaman, PDI Perjuangan harus memiliki orang-orang untuk menjalankannya, termasuk didaerah khususnya gubernur, bupati dan wali kota.
“Untuk bicara kesejahteraan, harus dimulai dari ekonomi. Hal ini menjadi dasar untuk bergerak,” ujarnya.
Menurutnya, PDI Perjuangan harus kembali menjadi pemenang pemilu seperti 2014 lalu. “Dukungan partai menjadi syarat utama untuk menjadi calon dan dan terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hampir semua pendiduk yang saya temui, masyarakat tak menginginkan calon independent. Warga selalu bertanya, partai apa yang akan dipakai,” ujarnya.
Syarat terdaftar dan masuk di KPU sebagai calon wali kota harus ada rekomendasi partai politik. “Saya selaku bakal calon, siap menjalankan aturan dan sistem yang ada di PDI Perjuangan Makassar,” ujarnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Makassar, Bahar Machmud mengatakan, sistem atau pola yang digunakannya pihaknya saat ini berbeda.
“Pola yang kami gunakan saat ini yakni mendatangi bakal calon untuk mengantarkan formulir. Ini yang disebut pendaftaran dengan sistem jemput bola,” ujarnya.
Kata dia, pola ini dilakukan untuk mengubah image publik, masyarakat bisa melihat apa yang diantarkan kepada bakal calon.
“Dulu sistem di PDI Perjuangan, setiap pasangan calon harus mendatangi kami, baik mengambil formulir, mengembalikan hingga pelaksanaan visi dan misinya di sekretariat,”paparnya.
Sementara itu. Ketua Tim Penjaringan DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Raisul Jais mengatakan, saat ini pihaknya telah menemui beberapa bakal calon. Namun, posisi mereka semua sama.
“Pak Andi Mustaman sudah melakukan komunikasi dengan saya. Seharusnya, beliau menjadi figur keempat yang kami temui,”ujarnya.
Raisul Jais menjelaskan, pengembalian formulir dimulai tangga 25 Mei sampai 5 Juni 2017. Proses pengembaliannya bisa dilakukan lebih cepat. Sebab, varifikasi berkas akan dilakukan tanggal 6 hingga 9 Juni.
“Kami berharap, pengembalian berkas atau formulir bisa diantar langsung calon wali kota tanpa diwakili,” ujarnya. (*)
Comment