
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Calon Wali Kota Makassar, Andi Mustaman menegaskan akan bertarung di Pemilihan Wali Kota Makassar 2018 mendatang di posisi kosong satu.
Aman sapaan akrab Andi Mustaman menyampaikan, jika dirinya cuma ingin ikut sebagai calon kosong dua atau wakil wali kota, dirinya tidak mungkin ikut kontestasi pesta demokrasi lima tahunan di Kota Makassar ini.
“Niat saya dari awal adalah maju sebagai 01. Ini adalah niat yang berangkat dari banyaknya dukungan dari masyarakat Kota Makassar untuk saya maju sebagai calon wali kota, bukan calon wakil wali kota,” tegas Aman di Makassar, Selasa (6/6/2017).
Menurutnya, dirinya tidak mungkin mengecewakan dorongan dari masryarakat yang menginginkan dirinya merebut kursi yang saat ini diduduki oleh Danny Pomanto.
“Tidak mungkin saya 02, karena saya niatnya maju sebagai 01. Tidak mungkin saya berniat kembali,” jelas eks legislator DPRD Sulsel dua periode ini.
Tokoh pendidikan Sulsel ini optimis untuk bertarung di Pilwalkot Makassar. Niatan Aman bukan tanpa alasan. Dia optimis, lantaran klaim hasil surveinya telah masuk di 10 besar.
“Artinya bahwa karena hasil survei itu, makanya saya bergerak (sosialisasi) lebih massif lagi. Seandainya dari awal tidak ada hasil survei, saya harus tahu diri. Tapi, saya bergerak ini karena hasil survei itu. Bisa (masuk) 10 besar, bahkan mungkin 5 besar,” aku Ketua Yayasan STIE Wira Bhakti ini.
Dia mengungkapkan, surveinya akan kembali dilakukan pada pertengahan atau akhir Juni ini. Makanya, untuk sekarang ini, dia tak henti-hentinya terjun ke masyarakat untuk menyosialisasikan jargon jagonya, yaitu “Makassar Aman”.
Diketahui, Aman telah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Wali Kota di lima partai yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Sementara di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aman belum mengembalikan formulir.
Koordinator tim pemenangan Aman tingkat kota, Ismail menyampaikan selain Gerindra, PAN, PBB, PDI-P, PKPI dan PKB, pihaknya juga akan melakukan pendekatan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Demokrat.
“Pendekatan yang kami akan lakukan ke Hanura, PPP dan Demokrat masih sekedar silaturahmi sambil menunggu penjaringan resmi. Karena tiga partai ini belum membuka pendaftran,” jelas Ismail.
Ismail menambahkan dukungan kepada Andi Mustama yang terus mengalir dari arus bawah membuat pihaknya semakin bersemangat untuk mencari dukungan partai.
“Pak Andi Mustaman telah memutuskan maju melaului partai, bukan jalur independen. Ini yang membuat kami intens untuk mencari dukungan,” jelasnya.
Comment