Lagi, Kaswadi Klaim Soppeng Lebih Baik dari Pemerintahan Sebelumnya

Kaswadi Razak – Supriansa

SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak mengklaim pemerintahannya satu tahun lebih ini membuahkan beragam pencapaian dari segi ekonomi, peningkatan pendidikan, menanggulangi kemiskinan, menyelesaikan pembangunan infrastruktur serta membenahi sistem pelayanan publik.

“Ekonomi Kabupaten Soppeng sudah menunjukkan progres yang sangat baik, laju pertumbuhannya tahun 2016, 8,24 persen Angka ini meningkat 3,1 persen dibanding tahun 2015 hanya 5,1 persen. Tak hanya itu, bantuan beasiswa tahun 2016 Rp400 juta menjadi Rp8 miliar 2017,”kata Kaswadi saat sambutan di hari raya Idul fitri 1438 H di Lapangan Gasis, Minggu (25/6/2017).

Ketua DPD II Partai Golkar ini mengatakan, produksi padi saat ini mencapai 280.905 ton dengan produktifitas 55.27 kwintal per hektar. Angka ini merupakan produktifitas paling tinggi di Sulsel. Produksi jagung mencapai 93.131 ton. Populasi sapi 46.441 ekor dan unggas 1.889.515 ekor. Produksi beras Soppeng tahun 2016 sebesar 177.532 ton.

“Ini menunjukkan Soppeng sebagai pilar utama di Sulawesi Selatan dalam mewujudkan ketahanan kemandirian dan kedaulatan pangan,” ujarnya.

Pelayanan kesehatan, kata Kaswadi, telah mengaktifkan Oto Mappajappa dan PSC. Penambahan peralatan medis, ruang rawat inap dan ambulance disetiap posyandu, revitalisasi posyandu serta pemberian insentif bagi kader posyandu.

Kaswadi menyebutkan, persentase penduduk miskin di Kabupaten Soppeng sebesar 8.36 persen. Angka ini terus mengalami penurunan di banding 2014 sebesar 8.76 persen. Hal tersebut disebabkan dorongan pemerintah daerah yang mengkoordinasikan dan mensinkronkan program penanggulangan kemiskinan berbasis by name by adres yang tepat sasaran dan melakukan subsidi sebesar Rp4,2 miliar.

Sementara pembangunan infrastruktur jalan tahun 2016 sepanjang 103 Km yang ditingkatkan, dipelihara dan dirintis. Selain itu cakupan layanan irigasi adalah 72.88 persen atau 7.045 Ha dari luas seluruh lahan sebesar 9.666 Ha. Lebih tinggi dibanding 2015 lalu sebesar 68.73 persen.

“Pelayanan publik pemerintah telah membuat Soppeng Command Center, terdapat pemantauan CCTV pada kantor layanan publik. Serta penyiapan dan penyiagaan armada PMK diempat kecamatan,” katanya. (Henrik)


Comment