
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Beda zaman berbeda pula siklus kehidupan setiap manusia. Termasuk mahasiswa di setiap kampus di Indonesia, khususnya Kota Makassar. Mahasiswa sekarang memilih program studi atau organisasi yang ada di tempat mereka menimbah ilmu.
Rahmat Setiawan, salah satu mahasiswa STIEM Bongayya Makassar berpendapat jika mahasiswa sekarang berbeda dengan yang dulu. Pola pikir, bahkan karakter mereka tergantung cara mereka mengaplikasikan ilmu atau pengalaman yang ditemukan di kampusnya.
“Bedanya itu bisa dilihat dari mindset berpikir mahasiswa zaman sekarang, dahulu mereka memiliki berperan setiap organisasi, sekarang lain,” kata Rahmat di kampusnya Jalan Andi Mappaoddang, Rabu (02/08/2017).
Rahmat berpikir, mahasiswa sebelum dirinya lebih mengutamakan profesionalnya, termasuk menjadi aktivis.
“Dulu lebih profesional dalam mengemban tugas dan fungsi sebagai mahasiswa,” tutur Mantan Ketua HMI periode 2014-2015 ini.
Rahmat melihat banyak perubahan dari teman-temannya sejagatnya di STIEM Bongayya. Mahasiswa di kampusnya dimanjakan dengan teknologi canggih berbasis aplikasi internet.
Mahasiswa yang tidak cerdas dalam menggunakan Gadget apalagi sampai melakukan hal-hal negatif di handphonenya adalah tipe mahasiswa gagap teknologi untuk membully temannya sendiri.
“Punya dampak negatif tersendiri dimana orang yang di bully dianggap biasa jika sudah menyentuh fisik itu tidak relevan,” tegasnya. (*)
Rachmat Setiawan (2012) Wawan
Mantan Ketua HMI Komisariat STIEM Bongaya periode 2014-2015
TTL : Ujung Pandang, 10 Agustus 1993
Orang Tua : Nur Yasin (ayah), Mariati Lilis
ID LINE : RahmatSetiawan10
IG : Setiawan_rahmat
Jurusan : Manajemen
Penulis :Danduru
Comment