Kesan Mahasiswi Baru FKM UMI Selama Mengikuti Pekan Pesantren

Mahasiwi FKM UMI, dari kiri- Nuriati, Syafirah Desta, Susilarati T Pono, Nur Fadillah, Risma.

PANGKEP, BERITA-SULSEL.COM – Bagi Mahasiswa Universita Muslim Indonesia (UMI) mengikuti kegiatan Pekan Pesantren di Padanglampe Kabupaten Pangkep merupakan kewajiban. Program ini dinilai salah satu kegiatan positif yang banyak mendapatkan pujian dari berbagai pihak.

“Program pekan pesantren ini adalah adalah satu program yang harus dikuti oleh mahasiswa UMI, tujuannya mengajarkan mereka mengenal nilai-nilai keislaman sedini mungkin,” jelas Wakil Rektor 3 Bidang Mahasiswa dan Alumni UMI, Prof. Dr. Achamd Gani. SE M.Si.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, tentunya menaruh kesan bagi mahasiswa. Tak terkecuali bagi beberapa mahasiswa baru FKM UMI yang mengikuti kegiatan di Pesantren Darul Mukhlisin Kabupaten pangkep itu.

Seperti Nuriati salah seorang Mahasiswa Prodi Kesehatan masyarakat FKM UMI. Ia merasa diajarkan hidup lebih mandiri selama di kegiatan pekan pesantren.

“Selain diajarkan mandiri, pelajaran yang saya dapatkan adalah indahnya kebersamaan selama kegiatan serta saya sadar bahwa hidup yang sederhana lebih mudah dijalani,” jelasnya saat ditanyai, Selasa, (15/08/2017).

Hal serupa juga dilontarkan oleh Syafirah Desta, mahasiswi Jurusan Keperawatan FKM UMI. Bagi Desta sapaannya akrapnya, selama mengikuti pekan pesantren ini ia belajar untuk lebih menghargai pertemanan.

“Karena tanpa teman kita akan lebih mudah putus asa dan menyerah,” Kata Desta.

Lain halnya dengan Susilarati T Pono yang juga mahasiswi Keperawatan. Kesan yang ia dapat selama mengikuti kegiatan tersebut yaitu merasa lebih disiplin waktu.

“Selama disini saya banyak belajar bagaimana lebih disiplin waktu, disiplin belajar, dan saling melengkapi tanpa ada perbedaan,” jelasnya.

Sementara bagi Nur Fadillah Mahasiswi Jurusan Kebidanan mengungkapkan selama berada di Padanglampe tersebut dirinya kadang membuatnya malas dan kesal karena waktu tidur yang kurang dan padatnya jadwal belajar. Namun, ia merasa diajarkan hal-hal positif.

“Solidaritas, sabar, kebersamaan, dan terutama kedisiplinan adalah yang saya dapatkan,” ujarnya.

Namun bagi Risma yang juga mahasiswi kebidanan, pekan pesantren baginya sebagai ajang pengasahan diri untuk menjadi insan yang lebih baik lagi.

“Pekan Pesantren ini mengajarkan bagaimana menjadi insan yang lebih baik lagi, dengan selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta, mencintai kebersamaan, dan saya sangat syukur mendapatkan dosen-dosen yang luar biasa membimbing dan mengajarkan berbagai moral islami,” ucap Alumni SMA Neg1 Kei Kecil Maluku itu.


Comment