Ketua Senat FKM UMI Ajak Mahasiswa Baru Aktif Berorganisasi

Zainal Amma

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ketua umum senat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Zainal Amma mengajak semua mahasiswa, khususnya yang baru untuk aktif dan terlibat di organisasi, baik internal maupun eksternal kampus.

Kata dia, dengan berorganisasi, mahasiswa bisa mengembangkan potensi dalam diri mereka. Sebab, mahasiswa kesehatan juga bisa jadi pemimpin lembaga, tak hanya belajar soal sehat dan sakit.

“Menurut saya, organisasi adalah wadah untuk membentuk karakter, pola pikir, serta bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan metode yang tersistem,” ujarnya saat ditemui di sekretariat senat FKM UMI. Rabu (20/9/2017).

Pria kelahiran Enrekang 3 Januari 1995 ini berpendapat, jika lulusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) hanya dibekali dengan disiplin ilmu yang ada dalam kelas, itu sangat kurang. Mahasiswa butuh skill, penguasaan forum, dan lain-lain.

“Bukan berarti saya mengatakan ilmu Kesmas tidak penting, tapi saya berharap teman-teman mahasiswa bisa memaknai dengan positif. Bahwa pengurus organisasi, selain bernilai lebih di akademik, tapi dituntut untuk aktif di organisasi,” jelasnya.

Zainal pun menjelaskan, perbedaan mahasiswa yang berorganisasi dengan yang hanya tinggal di kos atau rumah.

“Mahasiswa non organisasi cenderung hedonis karena tidak punya kesibukan lain selain belajar di kampus. Punya uang ya langsung jalan,” imbuhnya sambil tertawa kecil.

Ia memaparkan, tidak ada salahnya mahasiswa mengikuti organisasi sebagai modal awal sebelum terjun ke dunia kerja nanti.

Tidak usah terlalu jauh ke rumah sakit, ujar Zainal, di jurusan Kesmas ada namanya Pengalaman Belajar Lapangan (PBL). Sangat terlihat perbedaannya mahasiswa yang berorganisasi dengan tidak.

“Mahasiswa dengan pengalaman organisasi lebih bisa berkomunikasi dengan masyarakat, mereka juga cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru,” ujarnya.

Kata Zainal, ilmu pengetahuan ada dimana-mana.

“Kalau kita berpijak ditempat disuatu tempat saja, maka pelajaran yang akan kita dapat hanya sebatas ditempat itu juga. Cobalah keluar mempelajari hal baru, dan kembali untuk memperbaiki diri,” harapnya. (*)


Comment