
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) baru saja menggelar kompetisi menulis, dalam hal ini Program Keeativitas Mahasiswa (PKM).
Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah untuk mempersiapkan mahasiswa yang akan mengikuti Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) tahun 2018 mendatang.
Salah satu mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Ayu Lestari, ternyata mampu bersaing dengan seluruh peserta kompetisi. Terbukti dengan lulus nya ia sebagai 10 besar PKM terbaik.
“Saya bersama 5 orang dalam tim yang berasal dari fakultas berbeda berhasil lulus ke-10 besar, awalnya tidak menyangka karena banyak peserta yang lebih berpengalaman,” ujarnya saat ditemui di kampusnya, Rabu (11/10/2017).
Perempuan yang akrab disapa Ayu ini mengatakan, judul penelitian yang ia angkat dalam PKM nya adalah “EMAS sebagai masker anti penuaan dini dan alternatif pemecahan masalah gulma perairan”.
“EMAS disini bukan logam mulia, tapi singkatan dari Eichornia crassipes Mask atau masker eceng gondok,” ucapnya.
Menurut Ayu, selama ini masyarakat hanya mengetahui dampak negatif dari eceng gondok, padahal ada kandungan betakaroten didalamnya.
“Masker eceng gondok ini bermanfaat sebagai anti penuaan dini dan alternatif pemecahan masalah gulma perairan,” jelasnya.
Ia mengaku, pencapaiannya masuk dalam 10 besar PKM terbaik di UMI tidak lepas dari dukungan para dosen, khususnya bu Alfina Baharuddin SKM., M.Kes, selaku pembimbing.
“Kami siap hijaukan PIMNAS 2018 dengan almamater UMI,” ujarnya.
Comment