
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dosen Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) ikuti penelitian interfilitas di Laboratorium Tower Prodia Jakarta, selama tiga hari yakni tangga 7 hingga 8 Oktober 2017 lalu.
“Saya berangkat bersama Halida, Asrida, Nia, sebagai tim dari FKM UMI,” ujar Een Kurnaesih, saat ditemui di ruangan dosen, Kamis (12/10/2017).
Infertil adalah suatu keadaan dimana pasangan suami istri yang sudah menikah selama satu tahun, berhubungan secara aktif tapi tidak dikaruniai anak.
“Penyebab infertil ada faktor istri dan suami. Kasus yang kami teliti kemarin dari sisi suaminya,” ucapnya.

Puluhan peserta ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, termasuk dari kalangan dokter. Rata-rata peserta meneliti sperma, tapi dari aspek yang berbeda-beda.
“Penelitian kami dimulai dari analisis sperma beku yang dibawa langsung dari Makassar, pencairan kembali, hingga pemisahan antara sperma dan cairan eksudat lainnya. Cairan eksudat bagian atas ini yang akan diperiksa untuk penelitian,” jelasnya.
Een mengatakan, ia dan tim dosen FKM UMI melakukan penelitian payung, dimana dibawahnya ada beberapa sub penelitian yang melibatkan mahasiswa.
“Kami berharap, dengan penelitian ini kita memahami proses sperma yang sehat seperti apa, dan akhirnya bisa membantu mengurangi infertis,” ujarnya.
Comment