
BONE, BERITA-SULSEL.COM — Kebakaran hebat yang menghabiskan 7 unit rumah di Dusun Lonrae Kelurahan Lonrae Kecamatan Tanete Riattang Timur, Minggu (19/11/17) sekitar pukul 19.15 Wita, mengundang prihatin Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim.
Didampingi para perwira dan anggota Polres Bone, Kadarislam mengunjungi langsung lokasi kebakaran serta menyempatkan makan siang bersama para korban dan warga sekitar lokasi kebakaran, Senin (20/11/17) sekitar pukul 12.30 Wita.
“Ini hanya bentuk kepedulian kami dengan memberikan sedikit bantuan seperti sembako dan pakaian bekas untuk mengurangi kesedihan korban” kata Kadarislam.
Kebakaran yang menghabiskan 7 rumah ini diperkirakan menyebabkan kerugian sekitar Rp 600 juta dan tidak menyebabkan korban jiwa. Adapun identitas para korban yakni Amin (40), Hatima (50), Mustari (62) Akbar Lina (27), Muse (60), Bade (90), dan Musair (38). Salah seorang korban, Mustari, mengungkapkan bahwa saat kejadian dia dan keluarga sedang menikmati makan malam ketika percikan api itu terlihat di sebuah rumah kosong milik Hatima.
“Saya sementara makan waktu mertuaku teriak katanya kebakaran, langsung saya sama keluarga lari keluar tinggalkan makanan, saya bilang tidak usah ambil apa-apa jadi semua barang habis terbakar, termasuk surat-surat penting” ungkap Mustari.
Hanya dalam hitungan menit, kobaran api melahap dan menghabiskan ketujuh rumah yang memang terletak didaerah padat pemukiman warga. Korban hanya bisa mengelus dada dan terpaksa menumpang tidur dirumah tetangga terdekat.
“Penyebab api sementara masih dalam penyelidikan tapi dugaan awal korsleting listrik karena rumah yang pertama terbakar itu kosong, kami hanya bisa menghimbau agar masyarakat lebih waspada dan menghindari hal yang bisa menyebabkan kebakaran” jelas Kadarislam. (eka)
Comment