Semrawut, Pedagang di Bone Desak Pemerintah Tertibkan Pasar “Bayangan”

BONE, BERITA-SULSEL.COM –– Sekitar 39 orang pedagang pasar tradisional Laccokkong, Kelurahan Watampone Kabupaten Bone, mendatangi kantor DPRD Bone, Selasa, (13/3/18) sekitar pukul 14.00 wita.
Dikoordinir oleh tokoh masyarakat Laccokkong, Uddink Kamelia, para pedagang menyampaikan keluh kesahnya kepada wakil Ketua DPRD Bone, Samsidar Ishak, yang menerima aspirasi mereka.
“Kasihan kondisi pasar, masalahnya tanah di pasar itu milik pemerintah, sementara bangunannya yang sudah mau runtuh tapi milik swasta, dulu saya pernah kelola waktu masih ramai dan saya bisa dapat hingga 20 juta perbulan” kata Uddink.
Dari curhatan pedagang, Samsidar mengatakan akan berupaya mencari solusi terkait hal ini. Samsidar juga menegaskan kalau dalam hal ini pemerintah harus bertanggungjawab menertibkan pasar-pasar bayangan agar pasar tradisional yang ada bisa hidup kembali. 
 
“Kami akan komunikasikan dengan komisi II dan nanti kami tanyakan apakah tanah pasar milik pemerintah atau swasta,” jelasnya.
“Sebenarnya ini salah satu cara tingkatkan PAD, tapi sekarang dipikir dulu bagaimana memperbaiki pasar supaya bisa ada retribusi, nanti saya koordinasikan juga sama satpol PP untuk keamanan pasar,” tambah Samsidar.
Dalam waktu dekat, Samsidar berjanji akan membawa aspirasi ini ke pusat agar ada bantuan anggaran dari pemerintah untuk renovasi pasar.
Sebelum itu, Samsidar akan berupaya agar ada relokasi pedagang dari pasar bayangan ke lokasi yang sudah ditetapkan sebagai pasar tetap oleh pemerintah. (*)
 
 
https://www.youtube.com/watch?v=-zOCRavwxl4


Comment