PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Palopo, Andi Arwien Asiz berharap semua pejabatnya bersinergi dengan media massa untuk menekan laju inflasi.
Permintaan tersebut disampaikan saat memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID ), Rabu (14/3/3018).
Menurutnya, kepanikan masyarakat akan kenaikan harga mendorong menimbun barang atau sembako. Hal ini diperkuat dengan kelangkaan BBM. Semua terjadi akibat adanya informasi yang salah dari pihak tidak bertanggung jawab.
Media massa, kata Arwien, sangat mampu menyampaikan informasi yang jelas dan berimbang terkait harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya di Kota Palopo.
“Kita harapkan jajaran Pemkot Palopo bekerja sama dengan media massa dalam menyajikan informasi yang menyejukkan dan memberi ketenangan kepada masyarakat, bukan sebaliknya. Sehingga, laju inflasi dapat dikendalikan dan tentunya masyarakat tidak panik, “ tandasnya.
Menurut Arwien, peranan media massa sangat dibutuhkan guna mendukung kemajuan daerah ini.
Sebelumnya Kepala Ketahanan Pangan Kota Palopo Drs Tono, Kadis Pertanian Harisman dan Kadis Perdagangan melaporkan, salah satu faktor pemicu adanya isu kelangkaan BBM dan sejumlah barang sembako disebabkan adanya pemberitaan yang kurang komprehensif .(*)
Comment