Peringati Nuzulul Quran di Tompobulu, Adnan Warga Lakukan Ini

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama sejumlah pejabatnya menghadiri peringatan malam Nuzulul Qur’an serta salat Isya dan tarwih di Masjid Besar Malakaji, Desa Bontobuddu, Kecamatan Tompobulu, Sabtu (2/6/2018).

Kegiatan ini dirangkaikan dari safari hari ke -12 Pemkab Gowa, menghadirkan Da’i kondang asal Jakarta, Ustadz Raden Achmad Affandi yang memberikan tauziah malam 17 ramadan ini.

Kata Adnan, Nuzul Qur’an merupakan hari besar bagi umat Islam, disinilah hari dimana turunnya Al-quran sebagai pedoman dan petunjuk bagi umat islam yang ada.

“Alquran merupakan pedoman serta pegangan kita semua, sebagai petunjuk dan pembeda antara hak dan yang bathil, serta memberi kita tuntunan untuk dapat hidup rukun dan menjadi pribadi yang santun dan berakhlak yang mulia,” ujarnya.

Pelaksanaan nuzulul Quran  yang di gelar Pemkab Gowa di Tompobulu ini,  tiada lain dalam rangka untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat baik yang ada di dataran rendah maupun dataran tinggi untuk kita sama-sama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT.

“Dengan peringatan ini, kiranya kita dapat memetik pelajaran yang berharga, dengan berupaya untuk melaksanakan kewajiban kita terhadap Al-Quran dengan cara meningkatkan minat baca Al-Qur’an dan menjadi Al-Qur’an sebagai pedoman hidup untuk memantapkan keimanan dan ketaqwaan kita,” kata orang nomor satu di Gowa

Tak hanya itu, lanjut Adnan, kehadiran kita kali ini ingin mensosialisasikan program  pelaksanaan sholat tepat waktu yang sejak 2 minggu lalu diterapkan.

“Jadi 2 minggu yang lalu, saya telah menandatangi surat edaran pelaksanaan sholat tepat waktu kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan sholat tepat pada waktunya secara berjamaah, dan ini berlaku sampai ke tingkat Desa/Kelurahan,” tambah Bupati termuda sekawasan Timur Indonesia dihadapan seluruh jemaah sholat tarwih yang hadir.

Sementara Ustadz Raden Achmad Affandi mengatakan bahwa ada empat hal yang disampaikan Allah SWT melalui malam Nuzulul Qur’an.

“Keempat hal tersebut yakni, Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam, kedua  mengajarkan kita untuk berakhlak mulia, ketiga, mengajarkan kita untuk selalu taat beribadah, dan yang keempat, Al-Qur’an mengajarkan kita untuk mengetahui sejarah Islam,” jelasnya.

Selain itu, Dia juga memuji semua program kerja Bupati Gowa yang telah dijalankan di Kabupaten Gowa. Menurutnya, program kerja yang selama ini dijalankan di Kabupaten Gowa  dalam peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah sangat luar biasa, seperti jumat ibadah dan sholat berjamaah tepat waktu.

“Saya sangat bangga, pemimpin yang semacam ini yang sangat dirindukan oleh masyarakat, saat ini susah mencari pemimpin yang model begini. Agama rakyat itu tergantung dari pemimpinnya, jika pemimpinnya sholeh maka rakyatnya juga sholeh, tetapi jika pemimpinnya tidak sholeh, maka iman rakyatnya akan berantakan,” ungkap Da’i kondang ini. (an).


Comment