Begini Kemeriahan dan Keunikan Salat Idul Fitri di Jeneponto

Laporan: Hajrah Aswad
Mahasiswa Universitas Sawerigading Makassar 
BERITA-SULSEL.COM – Salat Idul Fitri di Jeneponto seperti tahun-tahun sebelumnya diikuti masyarakat dari beberapa dusun seperti Baraya, Mattiro Baji Selatan dan Mattiro Baji Utara.
Mereka berkumpul pada satu titik di lapangan ssekolah dasar di Dusun Baraya, Jumat (15/06/2018).
Bertindak selaku Imam salat Idul Fitri, Bohari dan Ustadz Jumar Mansa tampil membawakan Khotbah, dan Jumarang selaku protokol dan juga membacakan jumlah uang zakat fitrah.
Ada yang unik dari lebaran masyarakat Jeneponto, mereka memberitahukan jumlah dari uang zakat fitrah masing-masing dusun.
Sebagai ajang perlombaan, mana yang lebih banyak jumlah uang zakat fitrahnya dan para jamaah akan bersorak riuh setiap penyebutan total tersebut.
Hasbianti, S.Pd salah satu jamaah yang ikut lebaran bersama suaminya di kampung halaman mengatakan, suasana dan situasi baru bagi dirinya, ini kali pertama lebaran di Jeneponto.
“Lebaran di kampung ini masih sangat menarik, semua kegiatan yang berlangsung masih dilakukan dengan cara yang tradisional, cuacanya juga sejuk dan masyarakatnya sangat antusias,” tuturnya.


Comment