BERITA-SULSEL.COM – Beberapa bulan yang lalu Selangor FA merekrut dua pemain asal Indonesia, Evan Dimas dan Ilham Udin Armayn. Dua nama yang sukses mengantarkan Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 2017 itu dikontrak sampai dengan akhir musim 2018.
Gayung bersambut. Evan dan Ilham andil besar di perjalanan panjang Raksasa merah, julukan Selangor FA. Pada Malaysia Super League 2018 misalnya. Hingga pekan ke-17, keduanya sanggup mengantarkan Selangor FA menduduki peringkat ke-7. Kalah dari kontestan lain sekelas Darul Takzim, Perak, Kedah FC, Pahang, Terengganu, dan PKNS.
Khusus untuk keikutsertaan di Piala Malaysia 2018, kontribusi kedua pemain jebolan timnas U-19 2013 itu malah mengilap. Keduanya andil besar mengantarkan Selangor FA hingga ke babak final dan bertemu dengan Pahang. Sayangnya, pada laga pamungkas yang digelar di Stadion Bukit Jalil tersebut, tim didikan Mehmet Durakovic tersebut takluk 0-2 (7/7).
Meski gagal merasakan gelar perdana, keduanya tak kecewa. “Sebagai pemain baru dan muda, pencapaian ini cukup bagus. Saya bahagia bisa mengantarkan tim hingga babak final,” terang Evan Dimas. “Memang kecewa karena gagal juara. Tapi kami sudah bermain maksimal dan ini pencapaian yang bagus. Ingat, kami baru dalam tahap beradaptasi,” tambah Ilham Udin.
Evan dan Ilham memang gagal mengantarkan timnya juara di Piala FA 2018. Namun keduanya telah membawa harum nama Indonesia. Pada babak pamungkas itu, mereka mampu tampil apik. Ilham diturunkan sejak menit pertama. Sedangkan Evan, masuk pada babak kedua.
“Kami selalu berusaha untuk tidak kalah dengan deretan pemain asing lainnya. Kami sadar, untuk maksimal itu tidak bisa instan. Ada proses yang harus kami lewati. Bukannya apa-apa, ada banyak pemain asing di sini,” ungkap Ilham.
Idem ditto dengan Evan. Ia pun optimistis akan bisa tampil lebih baik lagi. Paling tidak bisa mengantarkan Selangor FA ke papan atas Malaysia Super League 2018.
“Ketatnya kompetisi Liga 1 di tanah air, telah membuat kami berkembang pesat. Liga 1 telah mematangkan kami. Baik secara teknis, mental, dan pengalaman. Itu modal buat kami untuk bersaing di sini. Saat ini, kami tengah beradaptasi. Mudah mudahan bisa membuat tim ini bersaing di papan atas,” jelas Evan.
Lebih lanjut, Evan pun mengaku terus memantau perkembangan Gojek Liga 1 2018. Menurutnya, persaingan kompetisi strata tertinggi di tanah air itu sangat ketat. Tidak ada kontestan yang superior alias tak terkalahkan.
“Sekarang, Barito Putera pun punya kesempatan menduduki pemuncak di klasemen sementara. Ketat di papan atas hingga bawah. Saya ikut bangga,” pungkas dia.
Comment