BONE, BERITA-SULSEL.COM — Bermaksud menciptakan lebih banyak jejaring, Yayasan Mitra Bangsa (YASMIB) kembali menggelar diskusi dengan mengundang pemateri dari media, di salah satu Cafe, Sabtu (28/7/18) pagi.
Dibawakan oleh eks wartawan Tempo yang kini menjadi Pimpinan Redaktur Makassar Terkini, Yunus, materi tentang peran media khususnya bagi disabilitas, mendapat antusias para peserta diskusi apalagi diselingi dengan games kuis yang menguji ketelitian dan kecepatan.
Menurutnya, media saat ini perlu lebih memahami keberadaan disabilitas dan membantu mengekspos hal positif. Hanya saja tidak bisa dipungkiri kalau pembaca sekarang lebih cenderung menggemari berita yang sifatnya gosip, berita kontrol atau yang berbau mistis daripada berita prestasi dan yang mengedukasi.
Dimata Direktur Program Yasmib, Masyita Syam, peran media sendiri sangat dibutuhkan untuk bersinergi membantu peningkatan peran dan pelayanan terhadap disabilitas di Kabupaten Bone.
“Harapan besar kami adalah apa yang menjadi kebutuhan selain regulasi, masuk dalam dokumen perencanaan pemerintah. Pemerintah harus memberikan akses, disabilitas harus punya partisipasi, ada kontrol dan manfaatnya bagi disabilitas” harap Masyita.
Bone sendiri mulai memperlihatkan respon positif dengan dibentuknya Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang disabilitas dan sudah dimasukkan dalam misi Pemerintah untuk 5 tahun ke depan. Saat ini tercatat 8.170 penyandang disabilitas di Kabupaten Bone dan sebagian besarnya adalah pengangguran.
“Jangankan mendapat pekerjaan, pelayanan saja kadang susah, yang perlu ditingkatkan adalah layanan kesehatan dan pendidikan” tekannya. (eka)
Comment