BERITA-SULSEL.COM – Forum Peduli Rohingya berkunjung ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar (DPRD), Jumat 20 September 2018. Mereka disambut Wakil Ketua Komisi B Bidang Ekonomi DPRD Sulsel, Iqbal Djalil.
Iqbal Djalil bersama Forum Peduli Rohingya laingnya mendampingi pengungsi Rohingya di Makassar untuk membahas status mereka.
Kata Ije, sapaan akrab Iqbal Djalil, pertemuan tersebut tak membahas soal imigran atau non imigran. Tapi membahas soal pengungsi Rohingya yang menjadi korban genosida di negara mereka sendiri.
“Pada kesempatan ini, kami dipertemukan forum peduli Rohingnya dengan ormas-ormas lain untuk membicarakan tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan di Myanmar,”jelasnya.
Mneurut Ije, ada tiga solusi diberikan, pertama menjadikan mereka sebagai warga negara Indonesia (WNI), memindahkan 216 pengungsi ke negara ketiga atau mengembalikan mereka ke negara asalnya.
Sala satu pengungsi, Abdul Gani mengatakan, dirinya sudah tinggal di Makassar sejak 2009 dan menikah dengan orang Indonesia.
“Saya sudah tinggal di Indonesia sejak tahun 2009. Karena sudah lama, saya sudah menikah dengan orang Indonesia. Kami kesini meminta pertologan agar bisa jadi manusia yang layak,” ujarnya.
“Saya bersama 216 pengungsi sudah didaftarkan untuk dipindahkan ke negara ketiga, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” tambahnya.
Perwakilan Indonesia bagian Timur, Syahruddin mengaku pernah ke Myanmar dan menyaksikan langsung bagaimana pembakaran warga Rohingya. Sehingga mereka mengungsi ke Bangladesh.
Kata dia, hasil pertemuan itu diharapkan memberikan solusi untuk nasib pengungsi Rohingya di Makassar.
“Mereka dalah korban pelanggaran HAM terberat dan harus segera dicarikan solusi. Ini yang harus kita fikirkan bersama, Insya Allah saya dan teman-teman media yang meliput bisa membantu dalam proses penyebaran informasi terkait adanya warga korban Genosida yang ada di Makassar,” paparnya. (*)
Comment