BERITA-SULSEL.COM – Rumah sakit Wisata UIT akan menggelar bakti sosial di Desa Sapaya, Kecamatan Bungaya, Listen Gowa.
Kegiatan ini dilaksanakan dua hari yakni Sabtu dan Minggu, tanggal 23-24 Februari 2019.
“Baksos ini diadakan untuk meringankan beban korban longsor di Dusun Rannaloe dan Kaluarang, Kecamatan Bungaya,” ujar Direktur Rumah Sakit Wisata UIT, dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed, PhD dalam rilisnya (22/1/2019)
Dr Marhaen akan memimpin langsung rombongan baksos ini. Alumni Kedokteran Unhas ini menyampaikan, kegiatan ini akan diberikan bantuan berupa atap seng kepada korban tanah longsor di dua tempat tersebut.
Selain itu, kata Marhaen, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bekerja sama dengan Puskesmas Sapaya.
Setelah melakukan, tambah Marhaen, koordinasi dengan Muhammad Ilyas, Kepala Puskesmas Sapaya kabupaten Gowa, diperoleh informasi masyarakat korban longsor di Dusun Ranna Loe dan Kaluarrang sangat mengharapkan bantuan berupa atap seng dan obat-obatan untuk penyakit kulit dan influenza.
Kepala Divisi non Medik Rumah Sakit Wisata UIT, Dr Wachyudi Muchsin mengatakan, tim medis RS Wisata UIT, sangat intens melakukan kegiatan bantuan medik kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gowa.
“Hal ini tidak terlepas karena adanya instruksi langsung dari Haruna, pemilik RS Wisata UIT. Selaku owner sangat prihatin dengan musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Gowa beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.
Kata dokter Yudi, letak geografis Rumah sakit Wisata UIT berada di ujung Selatan Makassar yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa.
“Banyak pasien dan karyawan RS Wisata yang berasal dari Kabupaten Gowa,” terangnya. (*)
Comment