GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Sebanyak 126 sekolah SD dan SMP di Kabupaten Gowa tahun ini memperoleh bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan dari pemerintah pusat.
Bantuan DAK yang dikucurkan oleh pemerintah pusat itu akan dipergunakan untuk merenovasi sekokah penerima DAK tersebut. Dari 126 sekolah penerima DAK itu, 109 diantaranya adalah SD dan 17 lainnya adalah SMP.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Tojeng mengungkapkan, pihaknya telah melakukan rapat sosialisasi DAK bagi Kepala Sekolah yang mendapatkan bantuan. Rapat sosialisasi DAK itu digelar di Hotel Gahara, Makassar pekan lalu.
“DAK ini sifatnya swakelola penuh. Pelaksana pekerjaan sepenuhnya dilaksanakan oleh Kepala Sekolah,” ujar Taufik di ruang kerjanya, kemarin.
Dibanding tahun lalu, jumlah sekolah yang mendapatkan bantuan DAK meningkat. Itu juga karena nilai alokasi DAK Pendidikan yang dikucurkan pusat untuk Kabupaten Gowa meningkat signifikan. Nantinya, lanjut dia, sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan DAK bakal direhab. “Sebagian besar diperbaiki. Ada juga sekolah yang mendapatkan tambang ruang kelas atau RKB. Sebagian lagi pengadaan,” urai Taufik.
PPTK DAK SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Husain menambahkan, khusus SMP yang mendapatkan bantuan DAK tahun ini kondisinya memang memprihatinkan. Rerata tingkat kerusakannya diatas 60 persen.
“Sebelumnya sekolah itu turun disurvei layak tidaknya. Kita kemudian mengusulkan. Yang putuskan Direktorat Kemendikbud RI,” katanya.
Adapun 17 SMP yang mendapatkan bantuan DAK diantaranya SMPN 1 Parangloe, SMPN 2 Bontomarannu, dan SMPN 1 Pattallassang. Kepala Sekolah SMPN 1 Parangloe, Hj Ummiyati mengaku bersyukur sekolahnya mendapatkan bantuan DAK. Nantinya bantuan DAK itu akan digunakan untuk memperbaiki satu ruangan kelas dan membangun satu unit kelas baru. (an)
Comment