GOWA, BERITA-SULSEL.COM —Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa menargetkan peningkatan produksi Padi tahun 2019 sebanyak 401.599 ton.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa Sugeng Priyanto kepada wartawan kemarin.
“Target kita tahun ini 401.599 ton. Untuk realisasi dari target ini kita tunggu sampai akhir tahun,” katanya.
Selain menargetkan produksi padi, pihaknya juga menargetkan produksi jagung sebanyak 250.595 ton.
Untuk itu kata Sugeng, pihaknya telah melakukan langkah-langkah agar target peningkatan produksi padi dan jagung tahun 2019 ini dapat dicapai.
“Yang pertama itu kita lakukan perbaikan mutu benih. Kemudian meningkatkan kemampuan lahan untuk ditanam lebih dari sekali,” katanya.
Selain itu lanjutnya, perbaikan saluran irigasi dan penerapan teknologi yang lebih baik menjadi sangat penting.
“Penggunaan pupuk yang sesuai dosis yang dianjurkan kita lakukan,” lanjutnya.
Sebelumnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memang berkomitmen untuk dapat mendorong peningkatan hasil produksi pertanian di kabupaten Gowa.
Hal tersebut bisa diketahui dengan diberikannya sejumlah alat pertanian kepada sejumlah Gabung Kelompok Tani (Gapoktan) di Gowa.
Adapun alat pertanian yang diberikan berupa 1 unit mobil traktor, benih padi, benih jagung, alat tanam jagung, dan alat penyiraman atau sprayer.
Bupati Adnan mengatakan, bantuan alat pertanian dan benih tersebut sebagai upaya nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk meningkatkan hasil pertanian. Khususnya di Kecamatan Pattallassang.
“Kita ingin hasil pertanian baik padi maupun jagung yang ada di Gowa semakin baik dan meningkat. Apalagi dengan melihat potensi pertanian yang dimiliki daerah yang kita cintai ini,” ujarnya. (aN).
Comment