MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sebanyak 35 orang calon dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar mengikuti tes wawancara dari 35 pendaftar yang dinyatakan lolos berkas.
Ketua STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Rahman SE MM mengatakan, jumlah pendaftar mencapai 50 orang. Namun, jumlah yang dinyatakan lolos berkas cuma 35 orang. Dari jumlah tersebut akan diseleksi menjadi 15 orang. Hal tersebut disesuaikan dengan kuota atau dosen yang akan diterima yakni 15 orang.
Baca Juga
Akreditasi Institusi B, Ketua LLDIKTI IX: STIE Wira Bhakti Makassar Bisa Tambah Prodi Baru
“Dari 50 calon dosen yang mendaftar, 35 berkas dinyatakan memenuhi syarat. Jumlah tersebut nantinya diseleksi lagi menjadi 15 orang yang memenuhi standar. Selainjutkan akan mengajar mahasiswa dari tiga program studi,” ujarnya.
Pendaftaran dosen dilakukan sejak Januari 2019 lalu. Setelah dilakukan seleksi berkas, 35 nama dinyatakan bisa mengikuti tes selanjutnya.
Kata Dr Abdul Rahman, saat ini STIE Wira Bahkti masih membina dua Prodi yakni Manajemen dan Akuntansi. Setelah akreditasi institusi dengan nilai B, akan dilakukan penambahan Prodi baru yakni Perpajakan.
Baca Juga
STIE Wira Bhakti Makassar Wisuda 496 Sarjana Ekonomi
“Prodi baru nantinya membutuhkan paling sedikit 6 orang dosen. Selain itu, ada penambahan dosen untuk Prodi Manajemen dan Akuntansi,” jelasnya.
“Penambahan jumlah dosen untuk menyesuaikan dengan rasio mahasiswa serta fasilitas penunjang lain dalam proses perkuliahan. Kualitas sumber daya mahasiswa dan dosen sangat penting untuk menciptakan alumni yang siap bersaing di masyarakat,” tambahnya.
S2 Keuangan Publik
Selain menambah Prodi baru untuk program strata satu atau S1, STIE Wira Bhakti Makassar juga akan membuka program pascasarjana (PPs). Program studi yang akan dibuka yakni Keuangan Publik. Hal ini disesuaikan dengan Prodi S1 yakni Manajemen dan Akuntansi serta Perpajakan.
Baca Juga
Prof Jasruddin : Alumni STIE Wira Bhakti Makassar Jangan Berfikir jadi Honorer
Dr Abdul Rahman mengatakan, Prodi Manajemen dan Akuntansi saat ini terakreditasi dengan nilai B. Hal tersebut sejalan dengan akreditasi institusinya dengan nilai B.
“Hal tersebut menjadi dasar dan motovasi bagi STIE Wira Bhakti untuk menambah jumlah Prodi baru. Program studi yang dibuka disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat atau pasar saat ini,” ujarnya.
Selain itu, tantangan untuk membuka Prodi baru dan Pascasarjana datang dari kepala LLDikti, Prof Jasruddin. Tangangan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan saat wisuda sarjana STIE Wira Bhakti Makassar di Claro Hotel tanggal 3 Agustus 2019.
“Setelah akreditasi institusi dengan nilai B, Prof Jasruddin menantang STIE Wira Bhakti Makassar untuk merubah bentuk jadi Instutut dan menambah Prodi baru serta membuka program pascarsarjana,” terangnya. (*)
Comment