MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Calon Walikota Makassar, Andi Mustaman memasukkan Penanggulangan Kemacetan dalam daftar program kerjanya.
Kata Aman sapaan akrabnya, program tersebut lahir dengan melihat situasi Makassar sebagai kota metropolitan. Terlebih lagi, kata Aman, Ia memprediksi tingkat kepadatan penduduk akan meningkat signifikan jika Ibukota benar-benar pindah ke wilayah Kalimantan.
“Makassar memiliki Bandara International terbesar diwilayah Indonesia Timur. Ditambah lagi daerah kita terbilang kota besar yang dekat dengan Kalimantan. Otomatis ada perkembangan diberbagai aspek mulai dari ekonomi hingga populasi penduduk,”ujar Aman.
Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) SulSel dua periode ini menjelaskan, ada lima poin program dalam mengantisipasi kemacetan di Makassar.
Pertama, Melakukan penertiban dengan sanksi tegas terhadap pengendara yang melanggar rambu-rambu lalu lintas, Kedua, Memberikan jaminan keselamatan bagi pengguna angkutan umum.
Lanjut, ketiga, menambah trayek dan jumlah armada Bus Rapid Transit (BRT), keempat, mengontrol kelayakan armada angkutan umum, kelima, memberikan potongan harga untuk transportasi umum.
“Dengan membawa program ini kami berharap bisa menjadi kontribusi lebih dalam pengembangan kota Makassar,” ujar Tokoh Pendidikan SulSel ini.
Comment