MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dalam sejarah yang begitu panjang, keberadaan pemimpin seperti banyak disebut oleh para founding fathers atau pendiri bangsa bagaimana dapat mensejahterakan masyarakatnya.
Hal ini disampaikan Calon Wali Kota Makassar, Andi Mustaman saat ditemui d Media Center Aman for Makassar, Jalan AP. Pettarani, Senin (24/2/2020).
Kata Aman sapaan akrabnya, ditengah himpitan persaingan ekonomi yang begitu pesat, keberadaan urusan masyarakat luas justru banyak dikesampingan. Mengundang banyak investor untuk menggenjot perekonomian daerah lantas tidak memperdulikan hak-hak masyarakat sipil.
“Kesejahteraan masyarakat adalah hal utama. Kata persaingan jangan dianggap sebagai tolak ukur kesuksesan pembangunan daerah. Tapi bagaimana pesan dari para pendiri bangsa, menjadikan masyarakat sejahtera sebab mereka lah sasaran utama pembangunan daerah,” ungkapnya.
Eks Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dua periode ini juga mengatakan, pembentukan negara pertama kali bagaimana menciptakan rasa aman dan nyaman kepada setiap warga.
“Hari ini Indonesia sudah berumur 74 tahun. Kalau di umur 74 ini Makassar belum bisa menciptakan rasa aman kepada setiap warganya maka seluruh program yang telah menghabiskan raturan triliun selama ini tidak ada gunanya,” ungkapnya.
“Pilwali adalah ajang untuk mengadu gagasan serta ide untuk itu semua. Ini bukan persoalan ngotot-ngototan siapa yang jago dan punya banyak uang. Akan tetapi bagaimana menciptakan solusi, menyelesaikan setiap permasalahan yang hari ini masih dikeluhkan oleh masyarakat,” tutupnya.
Comment