GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Pedastri) Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib menegaskan operasional pasar tradisional yang ada di daerah ini masih tetap berjalan.
Kebijakan itu diambil berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Perdagangan Provinsi terkait tindaklanjut operasional pasar.
“Setelah kami melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan Sulsel, operasional pasar tetap berjalan termasuk kita di Kabupaten Gowa,” kata Andi Sura via Whats App (WA) kemarin.
Menurut Sura, belum adanya pelarangan soal pemberhentian sementara operasional pasar di tengah issu pandemi copid -19 berdasar pada belum adanya instruksi dari Kementrian Perdagangan RI untuk penutupan pasar
Namunpun demikian kata mantan Camat Pattalassang dan Tombolo Pao itu, baik pedagang atau penjual maupun pembeli yang melakukan aktivitas jual beli di pasar-pasar tradisional maupun pasar modern tetap dihimbau untuk waspada.
Selain itu, para penjualpun diminta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan pasar.
“Kita juga mengimbau para pedagang maupun pembeli untuk selalu menggunakan alat pelindung seperti masker dan sarung tangan, khususnya penjual ayam, ikan san sayuran,” kata Andi Sura.
Selain itu, pengelolah pasar termasuk penjual juga diminta untuk menyediakan tempat cuci tangan dan bahan pembersih.
“Kita juga himbau barang dibeli harus dicuci bersih,” ujarnya.
Sura menegaskan operasional pasar sewaktu-waktu dapat ditutup atau dihentikan manakala pedagang tidak memiliki kepedulian dalam memutus mata rantai Covid-19 atau ada indikasi dari petugas medis yang menyebutkan bahwa pasar tersebut dapat menjadi perantara penyebaran virus korona tersebut. (an).
Comment