MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wabah virus corona menghentakkan dunia, korban terus berjatuhan tidak pandang usia, jenis kelamin, strata sosial, agama, profesi dan jenis kulit.
“Guna mengatasi hal tersebut, saatnya saling bantu membantu,” ujar Founder Vinski Stem Cell Center yang juga pakar anti aging, Prof Dr Deby Vinski, MScAA, PhD saat menyerahkan bantuan berupa makanan buka puasa serra APD untuk dokter dan paramedis di Kota Makassar kepada Humas IDI Dr Wachyudi Muchsin SH, Senin, (27/4/2020)
Deby yang juga presiden WOPCM berkedudukan di Paris mengaku sangat bersyukur bisa terlibat dalam misi kemanusiaan Covid-19 dengan berbagi, khususnya mendukung dokter, paramedis serta relawan di seluruh puskesmas dan rumah sakit rujukan melalui IDI Makassar.
“Kami meyakini, seluruh dokter dan paramedis selalu siap menangani pasien corona yang dirujuk di rumah sakit. Namun, kendala utama dokter serta paramedis masih kendala alat pelindung diri atau APD. Baju hazmad parasut, apalagi penderita di Sulsel semakin bertambah,” ujarnya.
“Belum lagi, di faskes puskesmas yang menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang diperkirakan terpapar virus corona, walau kecil minimal bisa membantu meringankan persoalan pendemi ini,” pungkas Deby.
Humas IDI Kota Makassar, Dr wachyudi Muchsin SH memberikan apresiasi kepada Vinski Stem cell Center atas kepedulian kepada dokter serta paramedis di bulan suci ramadan dengan memfasilitasi buka puasa dan APD ke rumah sakit rujukan serta puskesmas.
Kata dokter Yudi, virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19.
Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia.
Bukan hanya menyebabkan gangguan pada paru-paru, infeksi virus Corona juga bisa menurunkan fungsi organ-organ tubuh lainnya, sehingga kondisi penyakit kronis yang sudah dimiliki penderita akan semakin parah, bahkan sampai mengakibatkan kematian.
Corona virus ini bisa menyerang siapa saja, kaya atau miskin, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Selain rajin cuci tangan, jaga jarak paling penting menjaga imun tubuh. (*)
Comment