MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar kembali mewisuda 503 sarjana ekonomi dari dua program studi yakni Manajemen dan Akuntansi.
Wisuda sarjana angkatan XVII yang dilaksanakan melalui rapat senat terbuka luar biasa dan dies natalis ke XX dilaksanakan di Claro Hotel, selasa (6/10/2020).
Jumlah mahasiswa Ilmu Manajemen yang diwisuda sebanyak 388 orang. Sedang Prodi Akuntansi sebanyak 115 sarjana.
Wakil Ketua I Bidang Akademik STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Haris SE MSi mengatakan, pelaksanaan wisuda kali ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.
“Tahun ini wisuda sarjana yang kami lakukan disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid 19. Peserta wisuda harus mematuhi prokol kesehatan yakni menjaga jarak dan memakai masker,” ujarnya.
Selain itu, jelas Dr Haris, jumlah mahasiswa yang banyak tidak sesuai dengan luas ruangan. Sehingga, orang tua wisudawan tak ikut masuk dalam ruang sidang senat.
“Sangat terpaksa kami tak memasukkan orang tua wisudawan masuk ruang sidang senat. Sebab, luas ruangan terbatas. Selain itu, kami juga menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Namun, kata Dr Haris, ditengah pandemi ini, semangat untuk terus menjalankan fungsi tri darma perguruan tinggi tetap harus dilaksanakan. Termasuk pelaksanaan wisuda ini.
“Pelaksanaan wisuda yang dilaksanakan sebuah perguruan tinggi menjadi bukti proses pendidikan didalamnya berjalan dengan baik. Wisuda menjadi bukti merupakan proses pendidikan seorang mahasiswa telah selesai dengan mendapatkan titel sarjana,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar, H.A Mustaman menjelaskan, sebagai penyelenggara pendidikan, pihaknya bertugas memberikan layanan kepada peserta didik guna mendapatkan pengetahuan yang baik.
“Kami selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dengan menelorkan sarjana ekonomi yang memiliki kualitas dan kuantitas yang cukup baik,” paparnya.
Wisuda sarjana ini juga hadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin Daud M MSi.
Prof Jasruddin memberikan motivasi kepada para sarjana ekonomi agar terus melanjutkan pendidikan dan mengabdi kepada masyarakat dengan disiplin ilmu yang dimiliki.
“Mahasiswa dan sarjana hari ini harus bisa mengikuti perkembangan informasi teknologi. Hal ini guna memadukan dengan disiplin ilmu yang dimiliki,”ujarnya.
Kata dia, jika ingin survive, tidak peduli dengan ijazah dan gelar, yang penting itu harus memiliki kompetensi.
Menurutnya, banyak doktor menganggur karena tidak berkompeten.
“Dunia berkembang sangat cepat dan pesat. Olehnya itu kita harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi,” terangnya.(*)
Comment