oleh

Pantau PTM di Walmas, Bupati Luwu Minta Kepsek Rutin Cek Kesehatan Siswa

-Daerah-145 views

LUWU, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Luwu, Dr Basmin Mattayang bersama Kapolres yang juga Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengananan Covid-19, AKBP Fajar Dani Susanto kembali memantau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di enam sekolah di  Walenrang dan Lamasi, Selasa, (7/9/2021)

Turut mendampingi, Kadis Kesehatan, dr Rosnawary Basir, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Hasbullah Bin Mush, Kasatpol PP, Andi Iskandar dan Para Camat. Enam sekolah yang dikunjungi oleh Bupati Luwu, antara lain SMP Negeri 1 Lamasi, SDN 104 Wiwitan, SDN 313 Kaliba, SMP Negeri 3 Lamasi, SDN 113 Salutubu dan SDN 235 Bolong

Kepada Para Kepala Sekolah dan Guru-guru pengajar, Bupati Luwu menjelaskan, kehadirannya untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat.

“Kita mencoba mensimulasikan pembelajaran tatap muka terbatas, insya Allah jika ini berhasil, daerah kita bisa jadi percontohan dan pembelajaran bisa dilaksanakan seterusnya,” ujarnya.

“Agar simulasi ini berhasil, sekolah harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jangan mendengar saya mau berkunjung baru diterapkan”, kata Basmin Mattayang.

Dalam pelaksanaan PTM terbatas ini, Basmin Mattayang mengharapkan peran kepala sekolah, guru dan orang tua siswa untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi kesehatan anak didik.

“Kepala sekolah beserta guru-guru, sebelum memulai PTM, harus rutin mengecek kondisi kesehatan siswa, termasuk melakukan komunikasi dengan para orang tua. Jika ada siswa yang mengalami gejala penyakit seperti demam, flu dan batuk sebaiknya diizinkan untuk istirahat dulu di rumahnya sampai kondisinya pulih”, ujar Basmin Mattayang.

Sementara itu, Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto menekankan agar dalam pelaksanaan PTM ini, pihak sekolah ikut memberikan pemahaman kepada siswa terkait Covid-19, termasuk cara untuk menghindarinya.

“Saya tadi mencoba membuat ‘Yel-Yel’, saya anak hebat, saya patuh protokol kesehatan, saya disiplin menggunakan masker, saya tidak takut divaksin. Nah, langkah-langkah seperti ini bisa untuk mengingatkan siswa didik kita, dibawa senang, pikiran senang, insya Allah imunitas mereka naik,” ujarnya.

“Nanti kita akan buat lomba video Yel-yel bertema penerapan protokol kesehatan, 5 pengirim video terbaik akan mendapat hadiah dari saya”, tambah Fajar.

AKBP Fajar kembali mengingatkan pihak sekolah untuk memperhatikan jajanan yang dijual di kantin sekolah dan menganjurkan para siswa agar membawa makanan dari rumah.

“Anak-anak kita harus dijaga pola makannya, ingatkan mereka untuk tidak mengkonsumsi es, makanan yang pedas dan kecut. Anjurkan makan makanan yang sehat dan hangat. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini berhasil dan kita bisa jadi percontohan pelaksanaan PTM”, lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Dinas Kesehatan juga memberikan masker kepada pihak sekolah untuk dibagikan ke setiap siswa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed