BONE, BERITA-SULSEL.COM – Dianggap sebagai produk jadul, kurang update, tidak kekinian, Posyandu kini semakin ditinggalkan masyarakat, padahal seyogyanya Posyandu adalah mitra potensial pemerintah untuk mendukung pencegahan stunting, Covid-19 dan peningkatan layanan KIA-KB.
Menyikapi hal itu, Dinas Kesehatan Bone menggelar Rapat Koordinasi, Rabu (20/9/21), di Hotel Helios Bone dengan menghadirkan 79 peserta yang terdiri dari Kepala Desa/Lurah sebanyak 38 Orang, Petugas Promkes dan PM di UPT Puskesmas sebanyak 38 Orang, serta Peserta Kabupaten sebanyak 3 Orang.
“Tujuan khusus kita mengetahui eksistensi Posyandu masa kini, peran Posyandu dalam mendukung pencegahan stunting, pencegahan Covid-19 dan peningkatan layanan KIA-
KB, termasuk fungsi Posyandu setelah menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa atau Kelurahan, serta peran Posyandu di masa datang” terang Kepala Dinas Kesehatan Bone, Nurminah Yusuf.
Untuk kegiatan memberdayaan masyarakat kelurahan dan pelayanan kesehatan masyarakat di kelurahan dapat dilaksanakan oleh Lembaga
Kemasyarakat Kelurahan (LKK), atau Posyandu Kelurahan sesuai Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan. (eka)
Comment