MAKASAR, BERITA-SULSEL.COM – Komisi E DPRD Sulsel meminta Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengalihkan penyaluran dana hibah dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke setiap cabang olahraga atau Cabor.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rahman Pina mengatakan, KONI bukan organisasi yang melakukan pembinaan secara langsung terhadap atlet, melainkan cabang olahraga.
“Bisakah anggaran bibah buat KONI dialokasikan ke Cabor. Saya rasa, Caborlah yang melakukan pembinaan atlet dan bukan KONI,” ujarnya, Selasa, 5 Juli 2022.
Rahman Pina menyebutkan, selama ini banyak keluhan dari Cabang Olahraga untuk mendapatkan anggaran pembinaan atlet yang dititip pemerintah melalui KONI.
Apalagi melalui prosedur yang rumit dan berbagai kajian yang dilakukan untuk mengajukan proposal setiap Cabor.
“Banyak teman-teman disini sebagai pimpinan Cabor mengeluh, begitu sulitnya mendapatkan anggaran pembinaan atlet dari KONI. Usulan mengalokasikan anggaran langsung ke Cabor sebagai bentuk keadilan. Sebab, bukan KONI yang melakukan pembinaan atlet, tapi cabor kan?,” ujarnya
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Andi Arwin Azis menyatakan, hal itu memungkinkan. SEbab, UU nomor 11 tahun 2022 tentang keolahragaan, alokasi anggaran pembinaan atlet bisa kemasing-masing Cabor.
“Aturannya sudah memperbolehkan, alokasi anggaran APBD ke masing-masing Cabor. Kami masih melakukan kajian dulu, model pembagian berapa ke cabor dan berapa yang dialokasikan ke KONI, ” ungkapnya. (*)
Comment