BONE, BERITA-SULSEL.COM – Siapa tak kenal Irjen Pol Andi Damisnur, seorang purnawirawan Polri dengan sejumlah jabatan mentereng semasa karirnya dan terakhir menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri.
Ketika pemilihan Presiden, Februari lalu, Jenderal Damis ditunjuk sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah Sulsel untuk memenangkan Prabowo-Gibran. Sekarang, Jenderal Damis kembali dipercaya sebagai Ketua Tim Pemenangan Provinsi Sulsel untuk paslon Andalan Hati nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi Masse.
Saat rapat pemantapan tim, Jenderal Damis mengingatkan tim untuk tidak lengah meskipun dari hasil survei, Andalan Hati di posisi unggul 75%. Tim yang ada sekarang, meskipun sudah di SK kan masih bisa direvisi, entah itu ditambah atau dikurangi karena Jenderal Damis akui ingin tim yang mau bekerja.
“Bone paling duluan usulkan tim pemenangan. SK ini masih bisa direvisi dan gampang karena hanya saya yang tandatangan. Bisa saja berkembang kalau ada yang mau bergabung, masukkan saja. Tapi jangan sekedar ada nama dan nomor telepon, begitu dihubungi, handphonenya mati,” ujarnya.
Jenderal Damis mengungkap selalu membuat laporan langsung kepada Andi Amran Sulaiman di setiap perjalanan kampanye Andalan Hati. Menurutnya, sosok calon Gubernur Andi Sudirman Sulaiman adalah sosok yang sudah teruji karena pernah menjabat sebagai wakil Gubernur bahkan pernah menjadi menjabat Gubernur selama 3 tahun.
“Elektabilitas, kapabilitas tidak diragukan lagi, untuk memimpin Sulsel kita sepakat memenangkan Andalan Hati. Kita mencari pemimpin itu, kita cari sosok yang jujur dan bersih,” tekannya.
Beberapa nama politisi yang masuk dalam tim pemenangan Andalan Hati, diantaranya Irwandi Burhan, Wakil Ketua DPRD Bone, Lilo Ak dari Nasdem, Rismono dari Golkar, Andi Idris Alang dari Golkar yang juga jadi Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Bone, Andi Purnama Sari dan Andi Tenri Walinonong dari Gerindra dan beberapa politisi lainnya.
“Janji kita jangan sampai kendor dari 80 persen, Selayar 90 persen, Sidrap 90 persen. Saya bilang silahkan, kita akan nilai di 27 november,” tegas Jenderal Damis. (eka)
Comment