UNM Hadirkan Aplikasi LONDI, Aksara Lontara Jadi Lebih Digital

UNM Hadirkan Aplikasi LONDI, Aksara Lontara Jadi Lebih Digital

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tim pengabdi dari Universitas Negeri Makassar (UNM) yang diketuai oleh Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien, S.Pd., M.Pd. melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan Aplikasi LONDI bagi guru-guru SD di Gugus 2 Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan di UPT SPF SD Negeri Rappojawa dan berlangsung selama empat hari, mulai 17 Mei hingga 20 Mei 2025. Program ini bertujuan memperkuat pembelajaran muatan lokal berbasis teknologi digital, khususnya pada materi menulis aksara Lontara, sebagai upaya pelestarian budaya lokal Sulawesi Selatan di lingkungan pendidikan dasar.

Secara khusus, kegiatan pengabdian ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu mengenalkan Aplikasi LONDI kepada guru-guru SD Gugus 2 Kecamatan Tallo, mengajarkan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran muatan lokal, serta melatih pengoperasian Aplikasi LONDI agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pembelajaran di kelas.

Dalam pelaksanaannya, para guru mendapatkan pendampingan intensif terkait penggunaan aplikasi, mulai dari proses instalasi hingga penerapan dalam kegiatan pembelajaran. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai strategi pedagogis untuk mengintegrasikan teknologi digital secara kontekstual tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya lokal.

Ketua tim pengabdi, Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Aplikasi LONDI dikembangkan untuk mempermudah siswa mempelajari aksara Lontara melalui pendekatan yang adaptif dengan karakter generasi digital. Menurutnya, inovasi teknologi menjadi kunci agar pembelajaran aksara daerah tetap relevan dan menarik bagi siswa.

Aplikasi LONDI merupakan aplikasi berbasis Android yang mudah diinstal pada ponsel pintar dan juga dapat diakses melalui platform web. Sasaran pengguna aplikasi ini tidak hanya terbatas pada guru dan siswa sekolah dasar, tetapi juga masyarakat umum yang ingin mengenal dan mempelajari aksara Lontara secara mudah, interaktif, dan menyenangkan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak gugus sekolah. Kepala Gugus 2 Kecamatan Tallo, Drs. Batoto, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung inovasi pembelajaran muatan lokal berbasis digital.

Ia menilai kehadiran Aplikasi LONDI dapat membantu guru dalam mengajarkan aksara Lontara dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan sesuai perkembangan zaman.

Para peserta mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan solusi konkret terhadap tantangan pembelajaran muatan lokal di era digital. Guru tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam menggunakan aplikasi, tetapi juga wawasan pedagogis untuk mengembangkan pembelajaran yang bermakna dan berakar pada budaya lokal.

Melalui kegiatan pengabdian ini, Universitas Negeri Makassar berharap pemanfaatan Aplikasi LONDI dapat berkontribusi dalam pelestarian aksara Lontara serta memperkuat identitas budaya peserta didik, sekaligus mendorong transformasi pembelajaran muatan lokal yang inovatif dan berkelanjutan.


Comment