WAJO, BERITA-SULSEL.COM – Progres penanganan preservasi Jalan Paket IV melalui skema Multi Years Contract (MYC), khususnya ruas Impa-Impa–Anabanua di Kabupaten Wajo, terus menunjukkan perkembangan signifikan dan ditargetkan segera rampung.
Paket IV preservasi jalan provinsi ini memiliki nilai kontrak sekitar Rp615,6 miliar dengan total panjang penanganan mencapai 286,80 kilometer. Sebanyak 15 ruas jalan strategis ditangani dan tersebar di Kabupaten Barru, Soppeng, Wajo, dan Bone.
Salah satu ruas yang saat ini dalam tahap pengerjaan adalah Jalan Impa-Impa–Anabanua sepanjang 16,9 kilometer. Ruas ini merupakan jalan poros provinsi yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antarwilayah di Kabupaten Wajo.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan pembaruan progres pengerjaan Jalan Impa-Impa–Anabanua dalam Paket MYC Paket IV Pemprov Sulsel. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kami mohon maaf atas terganggunya arus lalu lintas selama pengerjaan dan berharap masyarakat dapat bersabar serta mendoakan agar proses ini berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” ujar Andi Sudirman.
Seiring dengan berjalannya pekerjaan, manfaat perbaikan jalan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Hasni M, warga Baru Tancung, Kecamatan Tanasitolo, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelumnya cukup memprihatinkan.
“Dulu jalannya banyak lubang dan kalau musim hujan sering tergenang air. Transportasi jadi tidak lancar karena kondisi jalan rusak,” katanya.
Kini, menurut Hasni, kondisi jalan berangsur membaik dan berdampak positif terhadap aktivitas warga. “Sekarang sudah mulai lancar, waktu tempuh lebih cepat. Aktivitas masyarakat ke pasar maupun berangkat kerja juga jadi lebih mudah,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap, rampungnya preservasi Jalan Impa-Impa–Anabanua dapat meningkatkan keselamatan, memperlancar arus transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Wajo dan sekitarnya.
Comment