Dewan Apresiasi Inovasi Armada Sosial Makassar, Tekankan Pendekatan Humanis

Andi Makmur Burhanuddin

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM  – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif Dinas Sosial Kota Makassar dalam mengoptimalkan aset kendaraan lama menjadi armada operasional penjangkauan sosial.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan cerdas dalam manajemen aset daerah. Alih-alih membiarkan kendaraan lama terbengkalai atau terus bergantung pada pengadaan anggaran baru, Pemerintah Kota Makassar memilih jalur solutif untuk meningkatkan layanan lapangan.

“Kami melihat ini sebagai gagasan positif. Pemanfaatan aset idle (menganggur) menjadi kendaraan operasional menunjukkan kemauan pemerintah menghadirkan solusi nyata bagi pelayanan sosial tanpa membebani anggaran secara berlebihan,” ujar Andi Makmur di Makassar.

Menekankan Indikator Kinerja yang Jelas

Meski memuji inovasi tersebut, Andi Makmur memberikan catatan kritis. Ia menegaskan bahwa keberadaan armada baru ini harus dibarengi dengan pengukuran dampak yang objektif. Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti pada seremoni atau simbol semata.

“Yang penting bukan hanya ada kendaraannya, tetapi sejauh mana armada ini mempercepat respon penanganan masalah sosial di lapangan. Harus ada indikator kinerja yang bisa diukur secara nyata,” tegas politisi PKB tersebut.

Keberlanjutan dan Perawatan Aset

Andi Makmur juga menyoroti aspek teknis. Mengingat armada yang digunakan berasal dari aset lama, ia mengingatkan pentingnya manajemen perawatan yang disiplin agar kendaraan tidak mengalami kendala teknis saat menjalankan misi kemanusiaan.

Ia berharap inovasi ini menjadi bagian dari kebijakan sosial yang berkelanjutan, bukan kebijakan sesaat. Efisiensi anggaran yang dicapai melalui optimalisasi aset harus berbanding lurus dengan konsistensi pelayanan jangka panjang.

Penanganan yang Humanis: “Bukan Sekadar Penertiban”

Catatan paling krusial yang disampaikan Andi Makmur adalah mengenai cara kerja di lapangan. Ia mewanti-wanti agar armada penjangkauan ini digunakan dengan pendekatan yang humanis.

“Pelayanan sosial harus tetap berpihak pada kemanusiaan. Armada ini harus menjadi alat untuk mendekatkan solusi, memberikan perlindungan, dan pendampingan, bukan justru menimbulkan ketakutan atau jarak dengan masyarakat,” pesannya.

Dengan adanya armada ini, Fraksi PKB berharap penanganan anak jalanan, penyaluran bantuan sosial, hingga respon cepat terhadap kelompok rentan di Kota Makassar dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh akar permasalahan.


Comment