MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mulai mematangkan persiapan Pekan Leadership Spiritual ASN Ber-AKHLAK yang dijadwalkan berlangsung pada 22–28 Februari 2026. Program ini dirancang untuk memperkuat karakter dan kapasitas 900 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Prof. Muhammad Jufri, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan aspek krusial seperti pengelolaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, hingga pendidikan karakter berjalan maksimal.
“Panitia kerja telah ditetapkan hari ini. Pelaksanaan kegiatan ini akan melibatkan sekitar 900 peserta dengan narasumber ahli dari berbagai instansi,” ujar Prof. Jufri dalam rapat koordinasi di Makassar, Selasa (27/1/2026).
Hadirkan Pemateri dari Polda hingga Kejaksaan
Untuk memperkuat materi substantif, BPSDM Sulsel menggandeng narasumber eksternal dari instansi penegak hukum dan pengawasan, mulai dari Polda Sulsel, Kejaksaan Tinggi, Kodam, hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Staf Khusus Gubernur Sulsel, Irwan, ST, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya sekadar ceramah, melainkan menggunakan modul pembelajaran yang terstruktur. Terdapat enam klaster materi utama yang wajib diikuti peserta, yaitu:
-
Keuangan dan Perbendaharaan.
-
Pengadaan Barang dan Jasa.
-
Aspek Hukum dan Antikorupsi.
-
Wawasan Kebangsaan.
-
Pendidikan Karakter dan Akhlak.
-
Penguatan Spiritual (termasuk hafalan Juz 30).
Pengawasan Ketat dan Dukungan Medis Lengkap
Demi kedisiplinan, Satpol PP Sulsel akan memberlakukan sistem pengawasan ketat di lokasi kegiatan. Kepala Satpol PP Sulsel, Andi Arwin Azis, menegaskan bahwa mobilitas peserta akan dibatasi untuk menjamin efektivitas pembelajaran. “Kami pastikan tidak ada peserta yang meninggalkan kegiatan tanpa pengawasan dan izin resmi,” tegasnya.
Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel telah menyiagakan delapan rumah sakit milik Pemprov serta beberapa rumah sakit rujukan seperti RS Wahidin dan RS Sayang Rakyat untuk mengantisipasi kondisi darurat selama sepekan kegiatan berlangsung.
Kabid Humas Dinas Kominfo-SP Sulsel, Fitra, menambahkan bahwa jalannya Pekan Leadership Spiritual ini akan dipublikasikan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat mengetahui upaya Pemprov dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui ASN yang berakhlak.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta jajaran Staf Khusus Gubernur Sulsel. (*)
Comment