Ketua DMDI Sulsel Jufri Rahman Hadiri Pengukuhan Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong 2026–2031 di Makassar

Ketua DMDI Sulsel Jufri Rahman Hadiri Pengukuhan Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong 2026–2031 di Makassar

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang juga menjabat sebagai Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sulawesi Selatan, menghadiri pengukuhan Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong periode 2026–2031. Kegiatan tersebut digelar di Hotel The Rinra Makassar, Senin (26/1/2026).

Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong periode 2026–2031 diketuai oleh Prof. Dr. Andi Ima Kesuma Opu Da Tenri Awaru. Kepengurusan ini dikukuhkan langsung oleh Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau.

Kepengurusan Wija We Ummung Datu Larompong melibatkan sejumlah tokoh adat dan masyarakat dari wilayah Tana Luwu, meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Luwu Utara.

We Ummung Datu Larompong merupakan penamaan yang diambil dari sosok perempuan bersejarah dalam budaya Luwu yang memiliki peran penting dalam penguatan adat dan tradisi. Nama tersebut menjadi simbol keteladanan, kebijaksanaan, serta kekuatan perempuan dalam menjaga nilai-nilai budaya dan identitas kultural di Bumi Sawerigading.

Ketua Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong, Prof. Dr. Andi Ima Kesuma Opu Da Tenri Awaru, menyampaikan bahwa organisasi ini akan bergerak aktif dan mengambil peran strategis dalam pembangunan sosial dan budaya ke depan.

“Bagaimana menjawab tantangan zaman, mengambil peran dalam pembangunan, serta membangun hubungan sinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Jufri Rahman menyampaikan ucapan selamat atas terpilih dan dikukuhkannya kepengurusan baru Wija We Ummung Datu Larompong. Menurutnya, pengukuhan ini merupakan amanah besar untuk melanjutkan estafet pelestarian serta pengembangan nilai-nilai luhur budaya Luwu.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Kita berharap komunitas adat seperti ini menjadi wadah untuk menjaga marwah budaya, melestarikan sejarah, dan nilai-nilai luhur yang ada, serta mewariskannya kepada generasi berikutnya,” tuturnya.

Pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat peran Wija We Ummung Datu Larompong sebagai mitra strategis dalam pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat Tana Luwu di Sulawesi Selatan. (*)


Comment