GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat intervensi bagi keluarga miskin ekstrem melalui kunjungan langsung ke rumah warga penerima bantuan. Bupati Gowa, Husniah Talenrang, meninjau kondisi hunian Syarifuddin, penerima manfaat program bedah rumah di Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Kamis (2/4/2026).
Program bedah rumah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Baznas dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Melalui kunjungan tersebut, Bupati ingin memastikan bahwa setiap program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup mereka.
“Kami ingin memastikan setiap intervensi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga. Rumah layak huni menjadi fondasi penting agar keluarga hidup lebih sehat dan produktif,” tegas Husniah Talenrang saat berdialog dengan warga.
Ia menjelaskan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem memerlukan kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Pemkab Gowa menerapkan pendekatan berbasis data dan empati agar setiap bantuan sesuai dengan kondisi spesifik setiap keluarga.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan. Menurutnya, kerja sama dengan Baznas dan DMI menjadi kekuatan utama pemerintah agar tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan.
Syarifuddin, yang sebelumnya telah menerima Program Keluarga Harapan (PKH), mengungkapkan rasa haru atas perhatian pemerintah. Ia merasa sangat terbantu karena kini rumahnya mendapatkan perbaikan total.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga rumah kami menjadi lebih nyaman, terutama untuk anak kami yang memiliki kebutuhan khusus,” ujar Syarifuddin penuh syukur.
Kunjungan ini menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan. Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Ketua II DPRD Gowa, Taufiq Surullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, serta jajaran kepala SKPD terkait.
Comment