KPU Maros Tetapkan 296.125 Daftar Pemilih Baru

KPU Maros Tetapkan 296.125 Daftar Pemilih Baru

MAROS, BERITA-SULSEL.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros resmi menetapkan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Melalui Rapat Pleno Terbuka di Aula Kantor KPU Maros, Kamis (2/4/2026), lembaga ini mengesahkan Keputusan KPU Maros Nomor 23 Tahun 2026.

Berdasarkan hasil rekapitulasi terbaru, jumlah pemilih di Kabupaten Maros kini mencapai 296.125 orang. Angka tersebut terdiri dari 142.471 pemilih laki-laki dan 153.654 pemilih perempuan yang tersebar di 14 kecamatan serta 103 kelurahan/desa.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Maros, Karsi, menegaskan bahwa pihaknya melakukan pemutakhiran secara sistematis. Proses ini mengacu pada Peraturan KPU Nomor 01 Tahun 2025 untuk menjamin keakuratan data pemilih di wilayah tersebut.

“Kami melakukan pemutakhiran ini untuk memastikan seluruh perubahan data kependudukan tercatat dengan benar. Hal ini sangat penting agar warga yang memenuhi syarat tetap terdata sebagai pemilih,” ujar Karsi.

Selain itu, Karsi menambahkan bahwa KPU menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, Dinas Kependudukan, serta Bawaslu. Kolaborasi lintas instansi ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan validitas data yang mereka himpun sepanjang triwulan pertama.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KPU Kabupaten Maros, Jumaedi, mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam mengawal daftar pemilih. Menurutnya, partisipasi warga menjadi kunci utama dalam menciptakan data yang transparan dan akuntabel.

“Kami meminta warga Maros untuk memeriksa status kepemilihannya secara mandiri. Langkah aktif masyarakat akan sangat membantu kami sehingga tidak ada warga yang kehilangan hak pilih akibat perbedaan data,” jelas Jumaedi.

Saat ini, KPU Maros telah menyediakan kemudahan akses bagi publik. Masyarakat dapat mengecek data diri melalui situs resmi cekdptonline.kpu.go.id atau mengunjungi langsung Kantor KPU Kabupaten Maros.

Oleh karena itu, KPU berharap publikasi hasil triwulan I ini dapat meningkatkan kesadaran warga. Dengan data yang akurat, penyelenggaraan pemilu mendatang tentu akan berlangsung lebih tepat sasaran dan berintegritas.


Comment