MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros resmi memulai penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam program Ramadan 2026. Penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Kamis (5/3/2026).
Ketua Baznas Maros, Ansar Taufiq, menjelaskan bahwa program ini menyasar kaum dhuafa dan guru mengaji yang tersebar di seluruh pelosok desa serta kelurahan. Berdasarkan data penyaluran, total penerima manfaat mencapai 1.236 orang, yang terdiri atas 1.030 kaum dhuafa dan 206 guru mengaji.
“Kami mengalokasikan bantuan untuk 10 orang kaum dhuafa pada setiap desa atau kelurahan. Selain itu, kami juga menetapkan dua orang guru mengaji sebagai penerima manfaat di tiap wilayah,” ujar Ansar.
Anggaran Program Bahagia Ramadan
Setiap penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp250 ribu. Secara keseluruhan, Baznas Maros mengucurkan total anggaran senilai Rp309 juta melalui program bertajuk “Bahagia Ramadan” ini.
Ansar menambahkan bahwa pemberian santunan bagi dhuafa bukan sekadar agenda musiman saat Ramadan saja. Sebaliknya, kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial rutin Baznas untuk memastikan kesejahteraan masyarakat prasejahtera terjaga sepanjang tahun.
“Kami ingin memastikan bantuan ini menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami melakukan pendistribusian secara merata di seluruh wilayah Maros,” imbuhnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyambut positif inisiatif Baznas tersebut. Ia berharap bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi para guru mengaji yang memiliki peran vital dalam pembinaan keagamaan.
“Kami sangat berharap penyaluran zakat ini tepat sasaran. Semoga bantuan ini memberi manfaat nyata bagi para penerima, khususnya dalam menghadapi kebutuhan di bulan suci,” pungkas Chaidir.
Comment