MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Ryan Latief mengapresiasi sikap Bupati Luwu Timur (Lutim), Budiman Hakim yang memberikan surat ke PT Vale.
Namun, Ryan Latief juga mengingatkan Budiman Hakim agar tidak asal bunyi. “Setiap kebijakan atau langkah yang dilakukan seorang pemimpin perlu kajian khusus,” ujarnya.
Video Ryan Latief Sebut Komunikasi dengan PT Vale, Bupati Lutim Jangan Seperti Ketua Ormas
Apa lagi, menurut Ryan, ada dugaan potensi kerugian negara terhadap hak pengelolaan PLTA Larona seperti yang dipaparkan beberapa bulan lalu di media
“Saya melihat dari 11 poin. Disini ada langkah blunder dari surat Bupati Lutim ke PT Vale. Salah satu contoh kecil, beliau bicara tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL,” jelasnya.
“Perda TJSL sejak tahun 2019 ditetapkan. Namun, hingga saat ini belum ditindak lanjuti dengan Perbup. Padahal beliau dulu kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda),” tambahnya.
“Seharusnya, Bapelitbangda bersama bagian keuangan daerah membuat rancangan Perbupnya. Setelah diteken baru minta semua perusahaan melaksanakan apa yang diminta. Bukan hanya PT Vale. Jika sudah, baru dilakukan evaluasi,” terangnya.
Disisi lain, jelas Ryan, Bupati Lutim menekankan putra daerah di PT Vale. “Tapi, di BUMD sendiri seperti PT Bumi Timur Mineral saja dipimpin orang dari luar Lutim. Bukan putra daerah, bahkan saat ini masih ada proses hukumnya,” paparnya.
Tindakan Bupati Lutim saat ini, tegas Ryan, tidak elegan. Langkahnya seperti Ketua Ormas dan LSM. Seharusnya Bupati Lutim terlebih dahulu membentuk tim kajian sesuai keahlian. Lalu melakukan bedah kasus satu persatu pokok persoalan yang ada, tak asal bunyi di media yang bisa menimbulkan gejolak sosial.
“Langkah Bupati Lutim mengeluarkan surat ke PT Vale tanpa kajian ilmia dan hukum. Apa lagi. PT Vale mendapat perlakuan khusus oleh pemerintah pusat,” ujarnya.
“PT Vale itu perusahaan TBK, jangan sampai terjadi blunder oleh Pemda. Salah satunya divestasi saham, apakah Pemda Lutim sudah punya dana?,” tanya Ryan.
“Apakah Pemda Lutim sudah punya orang perseroan yang faham pengelolan divestasi saham?. Benahi dulu struktural, saran saya benahi internal BUMD yang ada di Luwu Timur,” saran Ryan.
Bupati Luwu Timur dalam suratnya menyoal 11 poin ke PT Vale
- Status hak pengolahan Bendungan Larona (Larona DAM) yang telah lama dibicarakan dilingkup Pemkab Luwu Timur tetapi tidak pernah ada upaya formal yang dilakukan untuk meminta klarifikasi menegnai isu tersebut.
- Divestasi saham PT. Vale Indoensia oleh PT. Indonesia Asahan aluminium (Inalum) atau MIND ID, sebesar 20% telah diumumkan secara resmi di bursa Efek Indonesia tanggal 7 Oktober 2020, pelepasan saham tersebut sebagai kewajiban PT. Vale berdasarkan kesepakatan amandemen kontrak karya tanggal 17 Oktober 2014.
- Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) selama ini telah berlangsung dengan berbagai pro dan kontra.
- Implementasl TJSL, hendaknya tidak hanya dilakukan oleh PT. Vale Indonesla, Tbk dan pemegang sahamnya, tetapi juga perusahaan swasta nasional yang telah beroperasi puluhan tahun di wilayah kabupaten Luwu Tlmur.
- Salah satu Isu yang selalu menjadi sorotan publik adalah pemberdayaan kontraktor dan pengusaha lokal, Secara normatif, baik di Kontrak Karya, UU Minerba No. 4/2009, UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas maupun UU Minerba No. 3/2020, secara tegas mewajibkan perseroan untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan terhadap pengusaha lokal.
- Berbagai keluhan masyarakat kami terima perihal mekanisme pelaksanaan TJSL PT. Vale Indonesia, Tbk. Kami meminta agar perusahaan memaparkan secara komprehensif mengenai bluprint TJSL, mekanisme penjaringan, mekanisme konsultasi, prioritas program, mekanisme implementasi, mekanisme monitoring dan bagaimana mensinergikan dengan program pemerintah kabupaten yang ada di wilayah pemberdayaan.
- Salah satu pemangku kepentingan yang paling utama di lingkar tambang PT. Vale Indonesia, Tbk adalah masyarakat adat yang secara turun temurun mewarisi wilayah ulayatnya dari generasi sebelumnya.
- Salah satu program unggulan kami di Luwu Timur adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia masyarakat Luwu Tlmur, Kami menyadari sepenuhnya bahwa salah satu kunci keberhasilan sebuah bangsa dalam bersaing dan merebut berbagai peluang adalah kuaIitas sumber daya manusianya, Olehnya itu, kami menginginkan perusahaan merancang program khusus dalam mendukung visi kabupaten dalam mencetak sumber daya manusia yang handal.
- Setelah beroperasi lebih dari lima puluh tahun, kami belum pernah mendapati putera puteri terbaik Luwu Timur direkrut di posisi Direksi atau Komisaris di perusahaan.
- Sewaktu saya menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga kerja, saya pernah mendengar inisiatif kolaboratif antara perusahaan dan pemerintah kabupaten melalui program yang dinamakan “Soft Landing Mining Cosure”. Program yang waktu itu dipimpin langsung oleh GM Mining telah memaparkan ke pemerintah kabupaten rencana membangun apa yang disebutnya sebagai “Saweri Gading Park”.
- Isu yang terakhir yang ramai dibicarakan publik adalah penempatan putra terbaik Luwu Timur diposisi Komisaris perusahaan, Sepanjang sejarah perusahaan, belum pernah ada putera Luwu Timur yang menduduki posisi Komlsarls atau Direksi di perusahaan.
Comment