Korban Pembakaran di Bone, Baru Dua Hari Ditinggal Suami Berlayar

Putri sulung korban, Nurul Asikin berhasil selamat, kini dirawat di Puskesmas Libureng, Bone
Putri sulung korban, Nurul Asikin berhasil selamat, kini dirawat di Puskesmas Libureng, Bone

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Penyebab kebakaran yang menewaskan ibu dan putrinya, di Dusun Tea Desa Mattirobulu Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, Jumat (21/10/16) tengah malam, terungkap sudah.

Putri sulung korban, Nurul Asikin binti Syahrul Mappiajo, yang berhasil menyelamatkan diri walau menderita luka disekujur tubuhnya, kini menjadi saksi kunci atas kematian ibu dan adiknya.

Dari penuturan korban pada polisi, diduga pelaku pembakaran adalah tetangga dekat korban berinisial JU (25), yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari rumah korban.

Menurut Kapolsek Libureng, AKP Makmur, rumah korban yang berada dikaki bukit memang agak berjauhan dengan tetangga sebelahnya, yakni sekitar 100 meter.

“Rumah korban itu dikaki bukit, disana hanya ada empat rumah dan memang agak berjauhan. Kalau dari keterangan korban yang selamat, pelaku adalah tetangganya, berarti rumah pelaku ada diantara keempat rumah tersebut” tutur AKP Makmur.

Baca Juga

Ibu dan Anak Tewas Terpanggang di Bone, Diduga Dibakar Tetangga

Jamu Petinggi Golkar, Bupati Bone Siapkan Kuliner Bugis

Amankan HUT Golkar dan Rapimda, Kapolres Bone Libatkan Brimob Serta Pasukan Jihandak

Korban sendiri, menurut AKP Makmur, baru dua hari ditinggal suami berlayar ke Kalimantan. Korban, Harnisa binti Sukardi (39) tinggal bertiga dengan kedua putrinya, Nurul Asikin binti Syahrul Mappiajo (9) dan Nurul Sapika binti Syahrul Mappiajo (4). (Eka)


Comment