Pencurian Disertai Kekerasan Mulai Marak di Soppeng

ilustrasi begal
ilustrasi begal

SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Kasus pencurian yang disertai dengan aksi kekerasan mulai marak di Kabupaten Soppeng. Jumat, (21/10/2016), dini hari, sekitar pukul 4.30 wita, satuan Reserse Polres Kabupaten Soppeng berhasil meringkus tersangka pencurian dengan kekerasan.

Pelaku berinisial AD (16) berserta AR (16) terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya, mereka tertangkap tangan sedang melakukan penjambretan dengan kekerasan.

Kasatreskrim Polres Soppeng, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ahmad Rosma mengatakan, modus tersangka dalam menjalankan aksinya membuntuti korban dari belakang.

“Pelaku mengikuti korban dari SPBU. Korban atas nama Nurul Awaliah yang juga warga Soppeng. Akibat aksi tersebut, kini korban mengalami patah tangan akibat terjatuh,” ujar mantan Kanitres Tamalanrea ini, Jumat, (21/10/2016).

Kronologis kejadian, jelasnya Ahmad, tepat di Jalan kesatria yang sepi, pelaku langsung menendang korban dan terjatuh, setelah itu merampas barang miliknya berikut dengan sepeda motor korban.

Baca Juga

Lagi Tabung Elpiji Meledak, Tiga Rumah Hangus, Dua Orang Tewas Terpangang di Soppeng

SLB YPPS Takalala Soppeng jadi Sekolah Favorit Anak Berkebutuhan Khusus

21 Warga Jerman Berkunjung ke Soppeng

Kata dia, penangkapan tersangka berkat informasi dari anggota serta hasil penyelidikan. “Jadi anggota mengikuti tersangka, mulai dari daerah Kesatria sampai Melaka, tepat pukul 4.30 dini hari anggota meringkus tersangka di Citta,” katanya.

Ia menuturkan, saat ini tersangka diamankan di Kantor Polres Soppeng bersama barang bukti. Tersangka dikenakan pasal 365 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Henrik


Comment