
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparwkraf) Kota Makassar, sosialisasikan sistem Biasamata yang bertujuan sebagai mengawasi dan mengendalikan sertifikasi kompetensi di bidang kepariwisataan untuk para pekerja atau sumber daya manusia (SDM).
Tak hanya itu saja, sistem Biasamata juga diperuntukkan sebagai salah satu sistem monitoring dan evaluasi pelaporan data pariwisata melalui. Dimana, sistem ini akan meng-cover semua informasi tentang SDM dari sebuah usaha pariwisata.
Untuk itu, Assisten III Bidang Aset, Takdir Hasan Saleh mengungkapkan, sistem Biasamata ini sebagai wujud pelindungan kepada para pekerja yang mengabdi di bidang kepariwisataan. Menurut Takdir, sistem inilah yang nantinya memonitoring jumlah dan kompetensi pekerja parawisata.
“Saya rasa sistem ini sangat bagus, karena dimana unsur yang bergerak di bidang kepariwisataan bisa di monitoring sebagai data base optimal antara Dinas Pariwisata dan pelaku usahanya,” ungkap Takdir di Hotel Aston Makassar Jalan Sultan Hasanuddin. Kamis, (27/10/2016)
Sementara itu, Kepala Bidang SDM Disparekraf Kota Makassar, Amri Maula mengatakan, jika sistem ini juga akan turut andil dalam meningkatkan kopetensi sumber daya manusia di Kota Daeng. Sebab kata dia, para pelaku usaha pariwisata melaporkan karyawannya serta data-data para pekerjanya.
“Sistem ini akan menjadi sistem pengawasan kepada para pekerja pariwisata, sistem ini juga bisa memonitoring sertifikasi terhadap kopetensi para pekerja juga pelaku usahanya,” kata Amri dalam sambutannya.
Lebih lanjutnya, Amri menuturkan, sistem ini akan berlanjut terus secara otomatis kepada para pihak pelaku usaha pariwisata. Sehingga kata dia, segala aturan perlindungan kepada para pekerja usaha parawisata.
“Sistem ini bekerja untuk melaporkan segala sesuatu dari unsur pelaku usaha kepariwisataan, selain itu perlindungan khususnya pekerja usaha pariwisata bisa diketahui,” pubgkasnya.
Dari pantauan dilokasi peluncuran sistem Biasamata di Hotel Aston, para perwakilan dari usaha pariwisata meliputi, THM, Hotel dan Restoran di panggil satu persatu untuk melaporkan perkembangan usaha yang ada dilingkupnya.(Danduru)
Comment