Angka Penderita Stunting di Gowa Turun Signifikan

Angka Penderita Stunting di Gowa Turun Signifikan

GOWA, BERITA SULSEL.COM — Upaya dan keras yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dalam menurunkan angka stunting di daerah ini patut diacungi jempol.

Dalam rapat evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Gowa. Abd Rauf Malaganni yang juga sekaligus ketua TPPS terungkap bahwa dari hasil penilaian kinerja percepatan penurunan stunting di daerah ini dianggap berbasil.

Menurut Wabup, Abd Rauf Malaganni, berdasarkan data survei yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI di mana pada tahun 2022 sebesar 33 persen dan pada tahun 2023 mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 21 10 persen atau ada penurunan sebesar 11,9 persen.

“Dengan adanya penurunan angka yang cukup drastis ini tentunya akan semakin memotivasi kita untuk terus bekerja seperti yang telah kita lakukan selama ini bahkan saya berharap kinerja kita ke depannya lebih baik lagi,” kata Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni Krg Kio
Krg Kio demikian Abd Rauf acapkali dipanggil, dala.

Waktu dekat ini akan dilaksanakan survei status gizi Indonesia yang akan menentukan kinerja tim tahun ini.

Oleh karena itu lanjut Krg Kio, menghadapi survei tersebut maka Pemkab Gowa harus memiliki data sasaran yang valid dan strategi lapangan yang baik agar hasil kekuatan survei sesuai yang diharapkan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP- KB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud dalam laporannya mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya ini merupakan sebagai wadah koordinasi persiapan pelaksanaan survei SSGI di daerah ini.

Selain itu lanjut Sofyan, kegiatan ini juga sekaligus bertujuan untuk mengetahui kondisi stunting yang terjadi saat ini di Gowa. (an).


Comment